Pemerintah Jokowi kebut pembangunan infrastruktur KEK Mandeh & Mentawai

UANG | 16 Oktober 2018 20:56 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengadakan rapat koordinasi (rakor) pembangunan infrastruktur di wilayah Sumatera Barat, di Kemenko Maritim. Rapat ini membahas evaluasi proyek tahun 2018 serta rencana pembangunan di tahun 2019.

Luhut mengatakan, salah satu poin yang ditekankan dalam rakor adalah upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang berjalan di Sumatera Barat.

"Sumatera Barat, tadi kita mensinkronisasikan saja pembangunan-pembangunan infrastruktur yang selama ini," kata dia saat ditemui, di Kemenko Maritim, Jakarta, Selasa (16/10).

Menurut dia, beberapa proyek yang akan digenjot pengerjaannya antara lain pembangunan infrastruktur pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Mandeh dan Mentawai.

Pengerjaan proyek pembangunan infrastruktur pendukung KEK Mandeh dan Mentawai meliputi pembangunan pelabuhan dan jalan akses menuju kawasan wisata. Selain itu, pemerintah tengah mengupayakan percepatan proyek trans Mentawai.

"Ada 2 pelabuhan, terus kemudian jalan penyambung, dan kemudian Mandeh lalu turis destinasi Mandeh, Kemudian Siberut turis juga disamakan untuk selancar dunia. Siberut itu kan Mentawai," ujar dia.

Proyek pembangunan infrastruktur tersebut, kata Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini ditargetkan dapat selesai tahun depan. "Kita berharap tadi paling lambat tahun depan sudah jadi," tandasnya.

Baca juga:
Ini harus diperhatikan pemerintah dalam pengembangan KEK Pariwisata versi LIPI
LIPI sarankan pemerintah kembangkan KEK sudah ada dibanding buat baru lagi
LIPI sebut ada aturan tak sinkron dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus
LIPI nilai keberadaan KEK belum berikan manfaat signifikan, ini sebabnya
Mangkrak 6 tahun, pembangunan KEK Sorong terganjal empat permasalahan ini
Bebas pajak, KEK Tanjung Lesung dinilai mampu tingkatkan ekonomi RI

(mdk/idr)