Pemerintah Klaim Berhasil Kendalikan Mobilitas Masyarakat Saat Lebaran

Pemerintah Klaim Berhasil Kendalikan Mobilitas Masyarakat Saat Lebaran
Arus Mudik Cikampek. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko
EKONOMI | 7 Juni 2021 13:03 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengaku bangga dengan para insan transportasi yang telah berhasil melakukan pengelolaan pergerakan masyarakat saat musim lebaran beberapa waktu lalu. Keberhasilan tersebut tercermin dari pergerakan masyarakat dan pengiriman logistik yang bisa dikontrol dengan baik.

"Kemarin pas lebaran keren banget. Kita bisa lakukan pengelolaan pergerakan manusia dengan baik dan logistik tetap jalan dengan bagus," kata Budi dalam Dialog Publik: Transportasi untuk Kelancaran Logistik dan Kemajuan Ekonomi Di Masa Pandemi, Jakarta, Senin (7/6).

Keberhasilan tersebut kata dia tidak terlepas dari upaya kolaborasi dan sinergi yang baik dari berbagai pihak. Baik itu dari pemerintah, pelaku usaha, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Budi mengatakan sudah 15 bulan sejak Covid-19 menjadi pandemi masyarakat tidak bisa beraktivitas dengan leluasa. Ada ancaman kesehatan yang membayangi dan berdampak ke semua sektor, utamanya perekonomian. "Kalau kita lihat Covid-19 ini sudah 15 bulan dan ini membuat kita tidak bisa leluasa bergerak," kata dia.

Dia mengaku Presiden Joko Widodo menugaskannya untuk mengelola pandemi agar tidak banyak lagi yang menjadi korban. Tetapi disisi lain, perekonomian tetap harus berjalan.

"Presiden sampaikan ke saya, satu sisi kita mengelola pandemi tetapi kita harus bangkitkan ekonomi," kata dia.

Maka, pemerintah pun mengeluarkan berbagai kebijakan yang mengarah pada pengendalian penyebaran virus dengan melakukan berbagai pembatasan. Sisi lain, pergerakan manusia tetap diatur sedemikian rupa agar roda perekonomian tetap bisa berjalan meski terbatas.

"Jadi konsen pemerintah menerbitkan berbagai regulasi dan upaya percepatan pemulihan ekonomi. Pemerintah optimis ekonomi bangkit, didukung dengan protokol kesehatan dan infrastruktur," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Operasi Ketupat Berakhir, Polisi Tetap Sekat Kendaraan Terutama Zona Merah Covid-19
933 Pemudik Kembali ke Jakarta Terindikasi Covid-19
Kapolda Metro Sebut Nakes Bertugas Saat Penyekatan Mudik Sebagai Pahlawan Kemanusiaan
Polda Metro Jaya Mencatat 993 Pemudik Kembali ke Jakarta Reaktif Covid-19
Kemenhub Sebut Ada 1,2 Juta Kendaraan Belum Kembali ke Jabodetabek Usai Mudik Lebaran
Kapolda Metro Jaya Beri Penghargaan ke Polisi Bertugas di Pos Penyekatan Mudik

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami