Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021 Demi Pemulihan Ekonomi Nasional

Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021 Demi Pemulihan Ekonomi Nasional
Mudik. ©2012 Merdeka.com/imam buhori
UANG | 19 April 2021 20:14 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan, larangan mudik lebaran tahun 2021 dilakukan dalam rangka pengendalian penyebaran virus corona. Sebab berkaca dari beberapa masa libur panjang, selalu diiringi dengan peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

"Setelah dikaji dari peristiwa libur panjang, pergerakan orang ini meningkatkan kasus baru (Covid-19)," kata Teten dalam talk show bertajuk 'Saatnya Bangkitkan Pariwisata dan UMKM Indonesia', Jakarta, Senin (19/4).

Dalam jangka panjang akan sangat berdampak pada proses pemulihan ekonomi nasional. Pengendalian virus yang tak terkendali akan memperlambat proses pemulihan ekonomi.

"Kasus baru ini malah bahaya buat pemulihan ekonomi kita. Kalau keberlanjutan ini bahaya," kata Teten.

Maka, langkah pelarangan musim lebaran diambil pemerintah untuk menghindari terganggunya pemulihan ekonomi. "Maka pilihan tidak mudik ini harus diambil.," kata dia.

Lagi pula, lanjut Teten, perekonomian yang terjadi saat musim mudik lebaran di daerah hanya bersifat sementara. Proses perekonomian yang terjadi sebenarnya berada di kota-kota yang saat ini sedang terganggu akibat pembatasan mobilitas manusia.

"Kita pahit dulu saja, yang akan berat ini kita bukan di desa. Di daerah biasa aja. Di kota yang sebenarnya terputus ekonominya karena pembatasan," kata dia mengakhiri. (mdk/azz)

Baca juga:
Wagub Minta Wisata Bali Boleh Buka saat Masa Larangan Mudik Lebaran
Cegah Pemudik, Polda Jateng Lakukan Penyekatan Jalur Perbatasan Klaten Sampai Blora
Soal Larangan Mudik, Organda Harap Pemerintah Beri Stimulus ke Pengusaha Transportasi
Gubernur DIY Tidak Melarang Pemudik Pulang Sebelum 6 Mei
Doni Monardo: Pemudik adalah Pembunuh Potensial
Pemudik Nekat Terancam Isolasi sampai Denda Rp100 Juta

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami