Pemerintah Libatkan Startup Manfaatkan Lahan Hutan Sosial Genjot Pertanian

Pemerintah Libatkan Startup Manfaatkan Lahan Hutan Sosial Genjot Pertanian
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. ©2020 Liputan6.com/Maulandy Rizki Bayu Kencana
UANG | 13 Januari 2020 13:16 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, menggelar pertemuan dengan beberapa perusahaan startup di bidang agribisnis, seperti Sayur Box, Aruna dan TaniHub. Adapun pertemuan ini membahas mengenai kerjasama peningkatan sektor lahan pertanian dan perikanan Indonesia.

Menteri Teten mengatakan, dengan dilibatkannya perusahaan startup tersebut, diharapkan program pemanfaatan lahan perhutanan sosial dapat berjalan dengan optimal. Mengingat, dari target 12,7 juta hektare (Ha) lahan yang dibagikan pemerintah ke masyarakat baru sekitar 3,4 juta lahan yang terserap.

Menteri Teten ingin, nantinya para startup ini dapat menjadi pelaksana dalam program perhutanan sosial milik pemerintah. Sehingga para petani-petani yang menerima manfaat lahan tersebut dapat dibina untuk memanfaatkan lahannya dengan menanam seusai permintaan pasar.

"Jadi dengan kita mendorong kemitraan antara tiga perusahaan tadi saya kira kita bisa tahu bahwa komoditi apa yang bisa ditanamkan oleh masyarakat dan pada bulan apa, permintaan apa," ujar Menteri Teten di Kantornya, Jakarta, Senin (13/1).

"Jangan sampai ketika harga cabai mahal semua orang nanam cabai akibatnya jatuh jadi tidak ada perencanaan di produksinya berdasarkan kebutuhan market," sambung dia.

Baca Selanjutnya: Kerjasama dengan Startup Demi Wujudkan...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami