Pemerintah Malaysia Dorong Maskapai Terbang Langsung Kuala Lumpur ke Samarinda PP

UANG | 19 November 2019 19:14 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Dubes Malaysia, Datuk Zainal Abidin Bakar, bersama delegasi Malaysia, hari ini mengawali kunjungannya ke Kalimantan Timur, di Samarinda. Pemerintah Malaysia menurut Zainal, tengah mempelajari benar potensi besar Kalimantan Timur, untuk kerja sama saling menguntungkan bagi kedua negara.

Dalam kunjungan ini, mereka mendorong maskapai penerbangan Malaysia membuka rute baru, baik dari Kuala Lumpur maupun Kuching ke Samarinda, Kalimantan Timur. Selain mendekatkan dua kawasan, ini juga untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asal Indonesia ke Malaysia.

"Malaysia terus cari peluang investasi, agar membuka banyak lapangan pekerjaan di Kalimantan Timur," kata Zainal saat berada di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Selasa (19/11).

Di sektor pariwisata, jelang tahun kunjungan Malaysia tahun 2020 mendatang, Malaysia menargetkan kunjungan 4 juta wisatawan Indonesia ke Malaysia.

1 dari 1 halaman

Lihat Langsung Bandara Samarinda

Delegasi Malaysia sendiri, telah melihat langsung Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto dI Samarinda, yang dinilai memiliki potensi besar dan berkembang menjadi bandara internasional.

"Masalah sarana perhubungan Malaysia ke Kaltim khususnya Samarinda, jadi sangat penting untuk mendukung segala aspek di sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi," ujar Zainal.

"Memang, ini jadi isu hangat kita perbincangkan untuk penerbangan ke Malaysia. Bisa ke Kuala Lumpur, dan Kuching dari Samarinda. Trafik penerbangan kedua kawasan ini penting. Dengan trafik tinggi dari Malaysia dan dari Samarinda, bisa menarik minat maskapai untuk merealisasikan penerbangan langsung," jelas Zainal.

Dalam paparan Malaysia Airlines, berminat menjajaki penerbangan langsung dari Samarinda ke Kuala Lumpur.

Bahkan sebelumnya, 4 November 2019 lalu, perwakilan Air Asia telah bertemu Kepala Bandara APT Pranoto Samarinda Dodi Dharma Cahyadi, terkait rencana Air Asia membuka rute baru Samarinda ke Kuala Lumpur PP di 2020 mendatang.

"Benar, Air Asia sudah bertemu kami, bicara soal fasilitas di APT Pranoto. Paparan Malaysia Airlines pun luar biasa. Mereka punya armada Boeing 737-800 dan Airbus A320 yang bisa mendarat di Samarinda," kata Dodi ditemui di tempat yang sama.

"Untuk merealisasikan itu, kami segera bicara soal keberadaan custom imigrasi, berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM. Karena, awalnya izin APT Pranoto untuk bandara domestik," tutup Dodi. (mdk/idr)

Baca juga:
Perusahaan Ceko Minat Bangun Bengkel Pesawat di Bandara Samarinda
Ada Perbaikan Taxiway, Bandara Samarinda Ditutup Sementara
Cuaca Buruk di Samarinda Sebabkan Pohon Tumbang dan Gangguan Penerbangan
Bandara Samarinda Ditutup Sementara, Maskapai Penerbangan Akui Bakal Merugi
Perbaikan Taxiway dan Pemasangan AFL, Bandara Samarinda Ditutup 26 Hari
Sempat Tutup 2 Hari, Bandara Samarinda Kembali Normal

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.