Pemerintah Percepat Proses Kuasai 95 Persen Saham di Tuban Petrochemical

UANG | 22 Agustus 2019 16:44 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Pemerintah tengah berupaya mempercepat penyelesaian urusan utang piutang PT Tuban Petrochemical Industries (Tuban Petro). Nantinya, sebagai pelunasan utang sebesar Rp3,3 triliun, pemerintah akan menguasai 95 persen saham di Tuban Petro.

"(Pemerintah) bakal menjadi super majority sekitar 95,9 persen," ujar Direktur Utama PT Tuban Petrochemical Industries, Sukriyant saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (22/8).

Rencana kepemilikan saham tersebut sudah disetujui oleh kementerian terkait. Untuk pengesahan Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur hal tersebut masih menunggu tandatangan seluruh menteri terkait dan juga Presiden Jokowi.

"Tinggal prosedural bahwa sebelum Presiden tandatangan, para menteri terkait mesti paraf untuk menunjukkan secara administratif bahwa benar menteri terkait itu sudah pada posisi yang sama," jelas Sukriyanto.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rahmatarwata mengatakan pemindahan utang menjadi saham negara dilakukan dengan hati-hati. Meski demikian, dia menegaskan, semua prosedur sudah berjalan sesuai rencana.

"Tuban, Pak Menko mengecek sampai di mana prosesnya ya. Jadi tadi kami laporkan bahwa proses berjalan. Memang karena kehati-hatian kita diskusi mungkin, tapi sekarang sudah selesai. Sudah kita proses tinggal kita tunggu saja hasil prosesnya," paparnya.

Baca juga:
Pertamina: Tak Ada Korban Jiwa Akibat Kebakaran Kilang Balikpapan
Kebakaran di Kilang Pertamina Balikpapan Diduga dari Pipa yang Tengah Diperbaiki
Ada Kebakaran di Kilang Balikpapan, Pertamina Jamin Tak Ganggu Pasokan
Kapasitas Kilang Balikpapan Akan Naik 38 Persen
Bahas Investasi Saudi Aramco, Putra Raja Salman Akan Sambangi Indonesia
Pertamina dan Aramco Sepakat Perpanjang Kerjasama Pengembangan Kilang Cilacap

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT