Pemerintah Prediksi Potensi Digitalisasi Pasar RI Capai USD 125 M di 2025

Pemerintah Prediksi Potensi Digitalisasi Pasar RI Capai USD 125 M di 2025
UANG | 11 Agustus 2020 12:07 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memprediksi potensi digitalisasi untuk pasar Indonesia tahun 2025 mencapai USD 125 miliar. Untuk itu, dia meminta agar usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bisa memanfaatkan pasar digital.

"Kita berharap pelaku UMKM bisa memanfaatkan digitalisasi karena digitalisasi ini potensinya luar biasa, yang mana tahun 2025 ini untuk pasar di Indonesia market digitalisasi bisa mencapai USD 125 miliar," kata Airlangga dalam Seminar Virtual Gotong Royong Jaga UMKM Indonesia, Selasa (11/8).

Dia menjelaskan, pemerintah telah membuat berbagai kebijakan Pemerintah yang diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan diri UMKM untuk bangkit dan berharap perekonomian Indonesia semakin baik di kuartal III dan IV dan seterusnya. Hal ini untuk merespon dampak pandemi covid-19 terhadap perekonomian Indonesia termasuk UMKM sudah memberikan berbagai stimulus, agar UMKM tidak mengalami kesulitan cash flow.

"Presiden telah menerbitkan Perpres nomor 82 tahun 2020 terkait berbagai stimulus yang diberikan, dan juga pemerintah membentuk komite penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional terutama untuk menangani masalah perekonomian secara extraordinary," ujarnya.

Dalam Perpres tersebut, stimulus terdiri dari perlindungan sosial sebesar Rp 203,9 triliun, insentif dunia UMKM Rp 123,46 triliun, dunia usaha Rp120,61 triliun, pembiayaan korporasi Rp 53 triliun di mana untuk mensupport BUMN untuk pengembangan infrastruktur, K/L Rp 106,11 triliun.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penggunaan barang-barang di dalam negeri antara lain Gerakan Bangga Buatan Indonesia untuk pelaku usaha mikro agar semakin produktif. "Gerakan nasional bangga buatan Indonesia itu untuk mendukung digitalisasi yang ditargetkan 2 juta UMKM. Kemudian Kemenparekraf, UMKM dan LKPP sedang mendorong pembelian produk UMKM melalui aplikasi, e-katalog UMKM untuk pengadaan barang dan jasa," tandasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Gojek Sediakan Situs Bantu Pelaku UMKM Go Digital
E-IPO Dinilai Jadi Pintu Masuk Investor Asing ke Pasar Modal RI
Ramai Transformasi Digital, Bisnis Cloud Tumbuh Pesat di Tengah Pandemi
Penerapan Blockchain Dinilai akan Munculkan Peluang Bagi Pelaku Usaha
Airlangga Sebut Transformasi Digital Penting Seiring Penanganan Covid-19
Tingkatkan Daya Saing, Pupuk Kaltim Manfaatkan Digitalisasi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami