Pemerintah Serap Lelang SUN Rp8 Triliun

Pemerintah Serap Lelang SUN Rp8 Triliun
Utang. ©Shutterstock
EKONOMI | 26 Oktober 2021 18:58 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Pemerintah menyerap dana sebesar Rp8 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) di pasar perdana dengan penawaran masuk mencapai Rp69,53 triliun. Realisasi lelang ini mencapai target indikatif yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp8 triliun.

Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, dengan adanya lelang ini, maka secara keseluruhan jumlah pembiayaan negara yang berasal dari lelang SUN selama Januari-Oktober 2021 mencapai Rp576,74 triliun.

Untuk seri SPN03220126, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 2,743 persen. Jumlah penawaran masuk untuk seri yang jatuh tempo pada 26 Januari 2022 mencapai Rp4,27 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 2,7 persen dan imbal hasil tertinggi 2,79 persen.

Untuk seri SPN12220707, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 2,867 persen. Jumlah penawaran masuk untuk seri yang jatuh tempo pada 7 Juli 2022 mencapai Rp8,5 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 2,85 persen dan imbal hasil tertinggi 3,00 persen.

Untuk seri FR0090, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,6 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,93221 persen. Jumlah penawaran untuk seri yang jatuh tempo pada 15 April 2027 mencapai Rp17,34 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 4,8 persen dan imbal hasil tertinggi 5,07 persen.

Untuk seri FR0091, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,05 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,9898 persen. Jumlah penawaran untuk seri yang jatuh tempo pada 15 April 2032 mencapai Rp18,36 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 5,98 persen dan imbal hasil tertinggi 6,15 persen.

Untuk seri FR0088, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,24069 persen. Jumlah penawaran untuk seri yang jatuh tempo pada 15 Juni 2036 mencapai Rp5,06 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,2 persen dan imbal hasil tertinggi 6,33 persen.

Untuk seri FR0092, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp0,95 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,8 persen. Jumlah penawaran untuk seri yang jatuh tempo pada 15 Juni 2042 mencapai Rp13,67 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,8 persen dan imbal hasil tertinggi 7,00 persen.

Untuk seri FR0089, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,80788 persen. Jumlah penawaran untuk seri yang jatuh tempo pada 15 Agustus 2051 mencapai Rp2,3 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,79 persen dan imbal hasil tertinggi 6,9 persen. (mdk/azz)

Baca juga:
Begini Syarat dan Prosedur untuk Masyarakat Berminat Beli ORI020
Pemerintah Sebut SBN Ritel Investasi Aman dan Menguntungkan, ini Alasannya
Pemerintah Tawarkan SBN ORI020 untuk Tangani Pandemi Covid-19
Pemerintah Resmi Buka Penawaran ORI020, Ini Cara Belinya
Tembus Hingga Rp96 T, ini Penyebab Right Issue BRI Posisi 3 Terbesar Asia
Pemerintah Serap Rp12 Triliun dari Lelang 7 Seri SUN

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami