Pemerintah Siapkan Pinjaman Rp 10 T Pada Pemda Untuk Pemulihan Ekonomi

Pemerintah Siapkan Pinjaman Rp 10 T Pada Pemda Untuk Pemulihan Ekonomi
UANG | 7 Agustus 2020 15:42 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah menggelontorkan Rp 10 triliun pinjaman dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk Pemerintah Daerah. Kebijakan ini mengacu pada PP 43/2020 tentang Perubahan PP 23/2020 yang pelaksanaannya diatur lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Keuangan.

Secara total, dukungan kepada daerah dalam PEN sebanyak Rp 27 triliun. Terdiri dari Rp 5 triliun berupa DID tambahan pemulihan ekonomi, Rp 8,7 triliun berupa cadangan DAK fisik, Rp 3,3 triliun untuk hibah pariwisata, dan sisanya untuk pinjaman PEN daerah.

"Dalam program kali ini, kita melakukan relaksasi-relaksasi yang harapannya adalah ini bisa dilakukan dengan sangat cepat," ujar Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Astera Primanto Bhakti, dalam Dialogue KiTa - Pinjaman PEN Untuk Pemerintah Daerah, Jumat (7/8).

Astera menyebutkan, perbedaan program pinjaman kali ini terletak pada kurun waktu pengajuannya. Namun demikian alurnya tetap sama, hanya waktu yang dipersingkat.

"Biasnaya flownya pinjaman itu kan diajukan melalui Kemendagri, kemudian dari Kemendagri mengajukan rekomendasi ke Kementerian Keuangan dan dilakukan pengujian yang sifatnya pendalaman terhadap APBD dan memakan waktu yang cukup signifikan," kata dia.

"Dalam proses sekarang ini, prosesnya walaupun menggunakan metodologi yang sama tapi ada batas waktu tertentu. Jadi dari Kemendagri sekitar 3 hari kemudian bisa mengajukan ke Kementerian Keuangan," sambung dia membandingkan.

Baca Selanjutnya: Kemenkeu Uji Program yang Diajukan...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami