Pemerintah Suntik Rp37,38 Triliun untuk 8 BUMN di 2021, Ini Rinciannya

Pemerintah Suntik Rp37,38 Triliun untuk 8 BUMN di 2021, Ini Rinciannya
Menteri Keuangan Sri Mulyani. ©Liputan6.com/Athika Rahma
UANG | 15 September 2020 15:16 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Pemerintah menyiapkan anggaran penyertaan modal negara (PMN) untuk perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di 2021 sebesar Rp37,38 triliun. Anggaran tersebut diambil dari total pembiayaan investasi di tahun depan yang mencapai Rp169,05 triliun.

"Kalau kita lihat dari sisi pembiayaan yang disalurkan dalam bentuk PMN di BUMN itu sebesar Rp37,38 triliun. Turun dari Rp51,13 triliun di 2020" kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (15/9).

Sri Mulyani merincikan dana PMN tersebut akan disalurkan kepada delapan perusahaan pelat merah. Pertama yakni meliputi PT SMF (Persero) sebesar 2,25 triliun, yang akan digunakan untuk penyediaan dana murah jangka panjang kepada penyalur KPR FLPP.

Kemudian, PT Hutama Karya (Persero) diberikan sebesar Rp6,2 triliun. Anggaran itu akan dialokasikan untuk kelanjutan pembangunan infrastruktur Jalan Tol Sumatera (JTS) sebanyak tiga ruas tol.

"Ini dikaitkan terutama peranan HK melaksanakan program pembangunan di Sumatera untuk highway dari utara ke selatan," kata dia.

Selanjutnya, PT PLN (Persero) akan mendapatkan suntikan senilai Rp5 triliun. Di mana anggaran tersebut digunakan untuk infrastruktur ketenagalistrikan meliputi transmisi gardu induk dan distribusi listrik pedesaan.

Untuk PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) diberikan sebesar Rp470 miliar. PT BPUI (Persero) sebesar Rp20 triliun, PT Pelindo III (Persero) sebesar Rp1,2 triliun, PT PAL (Persero) Rp1,28 triliun, san PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) Rp977 miliar.

"Untuk kawasan Industri Wijayakusuma ini mendukung Kawasan Industri Terpadu (KIT) di Batang," tandas dia. (mdk/azz)

Baca juga:
Rencana Pemberian PMN untuk Selamatkan Jiwasraya Semasa Pandemi Jadi Sorotan
Minta Rp20 Triliun, PMN untuk PLN Hanya Disetujui Rp5 Triliun di 2021
PMN Rp 20 Triliun Dinilai Belum Cukup untuk Selamatkan Jiwasraya
Pemerintah Kaji Suntik PMN Bio Farma Rp 1 T di 2021 Bangun Pabrik Vaksin dan Masker
Kemenkeu Soal BUMN Terima PMN Saat Pandemi: Kita Selektif, Tidak Sembarang Kasih
Kemenkeu Harap PMN Rp 20,5 T Untuk 5 BUMN Mengungkit Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami