Pemerintah Tambah Anggaran Bansos Corona dari Rp203 Triliun Menjadi Rp242 Triliun

Pemerintah Tambah Anggaran Bansos Corona dari Rp203 Triliun Menjadi Rp242 Triliun
UANG | 23 September 2020 15:42 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi menambah anggaran perlindungan sosial dalam program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) dari Rp203,9 triliun menjadi Rp242 triliun. Penambahan anggaran dilakukan melalui realokasi anggaran pada program yang kurang lancar realisasinya.

"Karena memang masih banyak kelas menengah ke bawah perlu ditolong," kata Sekretaris Eksekutif I Komite PCPEN Raden Pardede dalam diskusi daring di Jakarta, Rabu (23/9).

Menurut dia, hingga 16 September 2020 realisasi belanja perlindungan sosial mencapai Rp134,45 triliun atau 60,6 persen terhadap pagu sebesar Rp203,9 triliun dan hingga akhir tahun ini ditambah menjadi Rp242 triliun.

Dia menjelaskan, belanja perlindungan sosial itu diarahkan untuk program yang selama ini sudah dijalankan termasuk beberapa program baru seperti subsidi gaji, subsidi gaji guru honorer, subsidi kuota internet, perpanjangan diskon listrik dan tambahan dana bergulir (LPDB). Pemerintah juga memberikan dukungan bagi UMKM yakni Bantuan Presiden Produktif untuk usaha mikro.

Dengan peningkatan belanja perlindungan sosial kepada masyarakat menengah ke bawah diharapkan mereka dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19 dan menggunakan bantuan itu untuk konsumsi khususnya untuk kebutuhan esensial.

“Dengan mereka belanja maka permintaan barang dalam negeri naik, kalau naik maka penciptaan lapangan kerja bisa terjadi dan selanjutnya ekonomi bergerak dan itu akan berputar,” imbuhnya.

Baca Selanjutnya: Alokasi Anggaran PEN...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami