Pemerintah Target Bangun 10 Tempat Pengolahan Sampah RDF Tahun Ini

Pemerintah Target Bangun 10 Tempat Pengolahan Sampah RDF Tahun Ini
Luhut Panjaitan. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko
UANG | 26 Februari 2021 14:29 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan berambisi untuk memperbanyak jumlah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berbasis Refuse Derived Fuel (RDF) di Indonesia. Untuk tahun ini, dia menargetkan lebih dari sepuluh unit TPST RDF bisa dibangun.

"Sudah ada juga RDF di Cilacap. Dan kita akan bangun tahun ini ada 10 lagi atau lebih (TPST RDF)," kata dia dalam webinar bertajuk Kemitraan Menuju Indonesia Bebas Sampah: Peresmian Fasilitas TPST3R di Kabupaten Pasuruan, Jumat (26/2).

Dia mengungkapkan, persoalan sampah saat ini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah yang harus segera di selesaikan. Sebab, perlahan tapi pasti sampah yang kian menumpuk tidak hanya berdampak buruk bagi ekosistem lingkungan, namun juga aktivitas ekonomi maupun kesehatan masyarakat.

"Kegagalan dalam melakukan pengelolaan sampah akan memberikan dampak yang lebih besar tidak hanya bagi lingkungan. Tapi Pariwisata dan kesehatan masyarakat juga," terangnya.

Apalagi, menurut Luhut, saat ini fungsi TPA juga tidak berjalan baik untuk mengatasi persoalan sampah, karena hampir semua TPA di Indonesia itu sudah overcapacityya. Maka dari itu, percepatan pembangunan TPST berbasis RDF seperti di daerah Cilacap mutlak dilakukan.

Menyusul fasilitas pengolahan sampah tersebut mempunyai kelebihan untuk menghasilkan bahan bakar alternatif. "Nah, di situ ini saya kira juga perlu kita lakukan (pembangunan TPST berbasis RDF). Untuk itu harus ada terobosan dalam pengelolaan sampah," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Menko Luhut Ingatkan Penerapan Ekonomi Sirkular Atasi Sampah Plastik Indonesia
Jurus Terbaru Pemerintah Kembali Hidupkan Pariwisata Bali
Kata Menko Luhut Soal Anggapan di Tiap Urusan Negara: 'Luhut Lagi, Luhut Lagi'
Cerita Menko Luhut di Balik Pembentukan Lembaga Pengelola Investasi
Ini Alasan Pemerintah Pangkas Cuti Bersama 2021
Menko Luhut: Kita Masih Tahap Pembicaraan dengan Tesla

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami