Pemerintah Targetkan 23 Persen Sumber Energi Nasional Berasal dari EBT

Pemerintah Targetkan 23 Persen Sumber Energi Nasional Berasal dari EBT
UANG | 21 Oktober 2020 13:20 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengatakan saat ini kapasitas sumber energi yang dimiliki sebanyak 73 gigawatt (GW). Dia menargetkan, tahun 2025 mendatang Indonesia harus bisa menciptakan sumber energi sebanyak 135 GW, di mana 23 persen energi dihasilkan dari EBT.

"Saat ini kalau dilihat total kapasitas sumber energi kita berada pada 73 gigawatt," kata Arifin dalam Webinar Potret Energi Indonesia di acara Tempo Energy Day 2020, Jakarta, Rabu (21/10).

Dia menjelaskan, sumber energi tersebut berasal dari gas bumi sebesar 19,5 persen dan batubara sebesar 35 persen. Selain itu, energi dari minyak bumi sebesar 34,4 persen dan energi baru terbarukan (EBT) sebesar 10,8 persen.

"Jika kita berorientasi untuk menciptakan energi 135 juta megawatt, di antaranya EBT ini akan mencapai bauran 23 persen," imbuhnya.

Pada tahun 2050, kebutuhan energi Indonesia pun kembali meningkat. Setidaknya 30 tahun mendatang kebutuhan energinya mencapai 440 GW. Jika EBT sudah bisa dikembangkan sejak dini, maka di tahun 2050 kebutuhan ENT yang harus dihasilkan sebanyak 140 GW.

"Peran (EBT) ini akan ada di kisaran 31 persen atau 140 juta GW yang memanfaatkan EBT," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Strategi Pemerintah Dorong EBT untuk Pulihkan Ekonomi Nasional
Makin Murah, Pembangkit Listrik Tenaga Matahari Bakal Jadi Primadona di Masa Depan
Pemerintah Dorong Penggunaan EBT di Kawasan Industri, KEK Hingga Wilayah 3T
Pemerintah Dorong Pemanfaatan EBT Pulihkan Ekonomi Imbas Pandemi
Dukung Energi Terbarukan, Apple Bangun Turbin Angin Terbesar di Dunia
Hackathon [RE]energize Indonesia: Mencari Startup Sektor Energi Pintar & Terbarukan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami