Pemerintah Targetkan Indonesia Lolos Jebakan Negara Berpendapatan Menengah di 2030

Pemerintah Targetkan Indonesia Lolos Jebakan Negara Berpendapatan Menengah di 2030
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. ©2021 Foto: Lutfi/Humas Ekon
EKONOMI | 10 Maret 2022 12:51 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan Indonesia bisa terbebas dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap) pada 2030 sampai 2035 mendatang.

"Kita menargetkan ditahun 2030 sampai dengan 2035 Indonesia lolos dari middle income country," ujarnya dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2022, Kamis (10/3).

Untuk mencapai target tinggi tersebut, kata Airlangga, pemerintah perlu menjaga tren pemulihan ekonomi nasional pasca terdampak pandemi Covid-19. Antara lain dengan melakukan reformasi struktural melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Selain itu, Pemerintah juga terus memperbaiki regulasi sektor perdagangan internasional Indonesia. Misalnya mendukung kemudahan ekspor dan impor, perluasan pasar dan akses pasar, pembiayan dan penjaminan aktivitas ekspor, hingga dukungan kebijakan anggaran pemerintah daerah dalam bidang perdagangan internasional.

"Kemudian pemerintah juga menambah pagu KUR untuk kebangkitan UMKM," imbuh Airlangga.

Berbagai dukungan tersebut, telah mendukung perbaikan ekonomi riil Indonesia. Hal ini tercermin dari meningkatnya Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) mencapai 113,10 di awal 2022.

"Selanjutnya, PMI Manufaktur Indonesia juga tetap berada di atas 50," tutupnya. (mdk/ags)

Baca juga:
Menko Airlangga Minta Semua Pihak Antisipasi Kenaikan Harga Pangan Jelang Ramadan
6 Ancaman Dahsyat Ganggu Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2022
5 Strategi Pemerintah Jaga Inflasi Tahun Ini Tetap Stabil
Bukan Covid-19, Ini Ancaman Besar Bagi Pertumbuhan Ekonomi di 2022
Airlangga Harap Rasio Perpajakan Membaik dalam 2 Tahun
Menteri Luhut, Sri Mulyani Hingga Airlangga Hartarto Lapor SPT Tahunan
Pemerintah Pakai Dana PEN Tambah Subsidi KUR Rp6,33 Triliun

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami