Pemerintah Tawarkan SBR010 Mulai Rp1 Juta dengan Kupon 5,10 Persen

Pemerintah Tawarkan SBR010 Mulai Rp1 Juta dengan Kupon 5,10 Persen
Utang. ©Shutterstock
EKONOMI | 21 Juni 2021 09:47 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menawarkan instrumen Surat Utang Negara (SUN) ritel kepada investor individu secara online (e-SBN) dengan tingkat kupon mengambang yaitu Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR010. Adapun minimum pemesanan SBR010 ini mulai dari Rp1 juta - Rp3 miliar.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, menyampaikan
masa penawaran SBR010 dimulai sejak 21 Juni 2021 pukul 09.00 WIB hingga 15 Juli 2021 pukul 10.00 WIB. Sementara tanggal penetapan hasil penjualan adalah 19 Juli 2021, tanggal setelmen pada 22 Juli 2021, dan tanggal jatuh tempo pada 10 Juli 2023.

"Hari ini Pemerintah membuka penawaran SUN ritel yang jenisnya tidak dapat diperdagangkan atau non tradable yaitu SBR010," kata dia dalam peluncuran SBR010, di Jakarta, Senin (21/6).

Lucky menjelaskan bentuk dan karakteristik obligasi ini meliputi tanpa warkat, tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, dan tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo kecuali pada masa Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption).

Seperti halnya penerbitan SBN lainnya, hasil penerbitan SBR010 ini akan digunakan untuk pemunuhan target pembiayaan APBN 2021, termasuk pembiayaan untuk pengadaan vaksin, biaya kesehatan, bantuan sosial, dukungan kepada UMKM, serta program prioritas penanganan dan pemulihan dampak pandemi lainnya.

Dia menambahkan SBR010 diberikan dengan jenis kupon mengambang yakni tingkat kupon minimal (floating with floor) dengan suku bunga acuan adalah BI 7-Day Reverse Repo Rate. Tingkat kupon SBR010 untuk periode tiga bulan pertama mulai 22 Juli sampai 10 Oktober 2021 sebesar 5,10 persen berasal dari suku bunga acuan yang berlaku pada saat penetapan kupon yaitu sebesar 3,5 persen ditambah spread tetap 160 bps atau 1,6 persen.

Sementara tingkat kupon berikutnya akan disesuaikan setiap tiga bulan pada tanggal penyesuaian kupon sampai dengan jatuh tempo yang didasarkan pada suku bunga acuan ditambah spread tetap 160 bps atau 1,6 persen. Untuk tingkat kupon sebesar 5,10 persen tersebut berlaku sebagai tingkat kupon minimal (floor) dan tingkat kupon minimal tidak berubah sampai dengan jatuh tempo.

Baca Selanjutnya: Pembayaran kupon dilakukan pada tanggal...

Halaman

(mdk/azz)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami