Pemerintah Terapkan Program Desa Wisata Bahari Majukan Pariwisata Imbas Pandemi

Pemerintah Terapkan Program Desa Wisata Bahari Majukan Pariwisata Imbas Pandemi
UANG | 1 September 2020 16:51 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuat dua program dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi di sektor pariwisata akibat dampak pandemi Covid-19. Ada dua strategi kebijakan yang dibuat, yakni pengelolaan destinasi wisata bahari berbasis masyarakat melalui program Desa Wisata Bahari (Dewi Bahari), dan program padat karya untuk menyerap tenaga kerja yang terdampak pandemi.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, mengatakan program pengembangan Dewi Bahari merupakan amanat pemerintah dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat dan devisa negara.

"Program ini untuk mengembangkan dan mendukung program prioritas nasional di bidang pariwisata dalam meningkatkan devisa negara serta pendapatan masyarakat," kata Menteri Edhy dalam siaran persnya, Jakarta, Selasa (1/9).

Pengembangan program Dewi Bahari merupakan program berbasis desa yang komprehensif. Mulai dari perencanaan, pembangunan sarana prasarana, peningkatan kapasitas masyarakat, hingga fasilitasi kemitraan.

Program ini juga salah satu cara agar masyarakat dapat melestarikan lingkungan pesisir dan laut. Sekaligus mengembangkan potensi lokal melalui sektor pariwisata.

Menteri Edhy menyebut, dalam menjalankan program ini, KKP tidak bisa bekerja sendirian. Perlu kehadiran para pemangku kepentingan seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk ikut turun tangan.

"KKP tidak dapat berdiri sendiri dan mengajak berbagai pemangku kepentingan untuk turut serta dalam pelaksanaan program tersebut, termasuk menggandeng Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," kata Menteri Edhy.

Baca Selanjutnya: Tingkatkan Nilai Tambah Ekonomi Masyarakat...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami