Pemerintah Terus Kendalikan Harga dan Ketersediaan Barang Jelang Lebaran

Pemerintah Terus Kendalikan Harga dan Ketersediaan Barang Jelang Lebaran
Pasar tradisional. ©2018 Merdeka.com
UANG | 6 Mei 2021 11:13 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Kementerian Perdagangan terus berupaya mengendalikan harga dan ketersediaan pangan selama Ramadan dan menyambut Lebaran tahun ini. Sejauh ini, upaya itu menghasilkan inflasi yang rendah serta ketersediaan barang untuk masyarakat.

"Inflasi April 2021 sesuai yang dicatat BPS sebesar 0,13 persen. Sementara ketersediaan barang relatif aman khususnya dalam hal kebutuhan pokok seperti beras, gula, bawang, daging, telor dan ayam," kata Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga kepada wartawan, Kamis (6/5).

Dia menambahkan, stok beras di gudang Bulog, Pasar induk Cipinang, dan beberapa gudang lain relatif aman untuk memenuhi kebutuhan hingga beberapa bulan ke depan. Ketersediaan gula pasir cukup untuk memenuhi kebutuhan lebih dari dua bulan.

Kemudian minyak goreng cukup untuk sekitar satu setengah bulan, tepung terigu dan kedeali hampir 1,8 bulan sama dengan kedelai, daging sapi dan kerbau sekitar 1,3 bulan, daging ayam ras 1,34 bulan, telor ayam ras sekitar 1 bulan dan bawang putih sekitar 3,5 bulan.

Sementara untuk komoditas yang relatif kurang tahan lama seperti cabai, Kemendag terus mengupayakan agar stoknya bisa memenuhi permintaan konsumen. Selain menjamin ketersediaan dan harga pangan, Kemendag meningkatkan pengawasan pengamanan perdagangan.

Kemendag bersama Satgas pangan melakukan berbagai langkah antisipasi, antara lain identifikasi awal dari stok termasuk mengoptimalkan peran Pemerintah Daerah. Untuk kejadian-kejadian khusus, Kemendag melakukan langkah antisipasi dengan menggelar pasar murah di 34 provinsi.

Menurutnya, peran dan dukungan institusi lain sangat diperlukan untuk menjamin ketersediaan stok dan stabilitas harga. Oleh karena itu, dia mengapresiasi dukungan dan kerja sama yang diberikan TNI, Polri, Kemendagri, Kementan, berbagai kementerian lainnya. Dia berharap kerja sama dan koordinasi terus dilakukan sehingga masyarakat bisa menikmati momentum Lebaran dengan baik. (mdk/azz)

Baca juga:
Berkunjung ke Lokasi Panen di Malang, Jokowi Ingin Pastikan Produksi Padi Mencukupi
Pembentukan Holdingisasi BUMN Klaster Pangan Dipercepat
Pemprov DKI akan Kontrak Kerjasama 6.200 Hektare Lahan Pertanian
Kunjungi Panen Padi di Indramayu, Presiden Jokowi Malah Dapat Keluhan Ini dari Petani
Presiden Jokowi Buka Peluang Indonesia Bebas Impor Beras di 2021
Pemprov DKI Targetkan Kerja Sama dengan Cilacap Cakup 1.000 Hektare Sawah

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami