Pemerintah Cairkan Rp429 M Anggaran Renovasi Rumah 5 KSPN Prioritas Untuk Homestay

Pemerintah Cairkan Rp429 M Anggaran Renovasi Rumah 5 KSPN Prioritas Untuk Homestay
UANG | 30 Juni 2020 14:39 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melaksanakan penataan di 5 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado - Likupang. Salah satunya dengan mendorong pelaksanaan Program Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta).

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan jelang fase kenormalan normal baru atau new normal pemerintah fokus pada dua hal yakni penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi. Untuk mendukung pemulihan ekonomi, pemerintah akan memfokuskan penataan di sektor pariwisata.

"Dalam tatanan normal baru untuk hidup berdamai dengan Pandemi COVID-19, pemerintah meyakini bahwa sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat adalah sektor pariwisata. Untuk itu, tidak ada kegiatan pembangunan infrastruktur pada 5 KSPN yang dihentikan," kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa (30/6).

Menurutnya, program Sarhunta merupakan rangkaian kegiatan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 2.750 unit rumah tidak laik huni agar bisa menjadi homestay. Desain Sarhunta harus mencerminkan adat daerah setempat.

Namun desain dapat dimodifikasi menjadi lebih modern, tetapi tidak meninggalkan kearifan lokal. Cara ini sebagai upaya menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk meningap di hunian tersebut.

Program Sarhunta dilaksanakan di KSPN Danau Toba Sumatera Utara sebanyak 1.000 unit, KSPN Borobudur Jawa Tengah 350 unit, KSPN Mandalika Nusa Tenggara Barat (NTB) 500 unit, KSPN Labuan Bajo 600 unit dan KSPN Manado - Likupang Sulawesi Utara 300 unit. Total anggaran program ini sebesar Rp429,23 miliar.

Baca Selanjutnya: Kriteria Warga Penerima...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami