Pemerintah Tunggu Investasi Pengusaha Timur Tengah untuk Pembangunan Jalan Tol

Pemerintah Tunggu Investasi Pengusaha Timur Tengah untuk Pembangunan Jalan Tol
Tol Layang Jakarta-Cikampek. ©Liputan6.com/Zulfikar Abubakar
EKONOMI | 12 April 2021 11:45 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah Indonesia tengah menunggu masuknya investasi dari para pengusaha Uni Emirat Arab (UEA) untuk pembangunan jalan tol. Harapan ini muncul paska pemerintah resmi mengubah nama Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated (Japek Layang) menjadi Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed, yang juga merupakan nama seorang Pangeran Abu Dhabi.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Danang Parikesit mengatakan, penamaan baru Jalan Tol Japek Layang merupakan kesepakatan bilateral antara Pemerintah RI dengan Uni Emirat Arab.

Ke depan, pihaknya berharap negara kerajaan kaya dari Timur Tengah tersebut bisa membuka peluang masuknya investasi untuk proyek jalan tol di Nusantara.

"Kalau boleh bicara harapan, di sektor jasa jalan tol ini investor-investor dari Timur Tengah inikan belum banyak yang masuk. Harapan kita dengan adanya Jalan Tol Layang MBZ ini cukup banyak investor Timur Tengah yang menaruh minatnya untuk investasi di jalan tol Indonesia," ujarnya di Km 10A Junction Cikunir, Senin (12/4).

Terkait penamaan Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed, dia mengutarakan, UEA belum turut serta memasukkan proposal investasi untuk jalan tol di dalamnya.

Hal senada juga sempat diutarakan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dalam acara peresmian Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed. Pemerintah RI disebutnya ingin terus memperpanjang hubungan bilateral dengan UEA dan negara-negara Timur Tengah, khusudnya dalam hal penarikan investasi.

"Investasi dari Uni Emirat Arab merupakan salah satu investasi terbesar, baik untuk infrastruktur dan dalam volume besar pada Indonesia Investment Authority," kata Pratikno.

2 dari 2 halaman

Misi Balas Budi

Selain itu, dia menyampaikan, penamaan Tol MBZ Sheikh Mohammed Bin Zayed ini merupakan misi balas budi kepada Pemerintah UEA yang telah mencantumkan nama Presiden Jokowi pada salah satu jalan strategisnya.

"Sebelumnya, nama jalan Presiden Joko Widodo juga telah dicanangkan di abu Dhabi. Di jalan utama strategis Abu Dhabi Exhibition Center ke arah Kedutaan Besar Republik Indonesia. Ini penghormatan pada bangsa Indonesia dari UEA, khususnya oleh Sheikh Mohammed Bin Zayed," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami