Pemudik Natal Kembali Padati Tol Cikampek, Contraflow Diberlakukan Sepanjang 14 Km

Pemudik Natal Kembali Padati Tol Cikampek, Contraflow Diberlakukan Sepanjang 14 Km
Contraflow di Jalan Tol Jakarta - Cikampek. ©Liputan6.com/Herman Zakharia
EKONOMI | 22 Desember 2019 09:55 Reporter : Adi Nugroho

Merdeka.com - Lalu lintas kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek mulai mengalami kepadatan pada pagi ini di sejumlah titik akibat meningkatnya volume kendaraan pemudik Natal dan Tahun Baru. Polisi membuka sistem contraflow sepanjang 14 kilometer (Km).

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru, mengatakan contraflow diberlakukan dari kilometer 47 sampai 61 arah Cikampek. Sistem melawan arah menggunakan satu lajur ke Jakarta ini dibuka sejak pukul 08.20 WIB.

"Saat ini terpantau kondisi lalu lintas Jalan Tol Japek arah Cikampek terpantau padat di beberapa titik," katanya, Minggu (22/12).

Dengan diberlakukannya contraflow ini diharapkan dapat mencairkan kepadatan yang terjadi di titik pertemuan Jalan Tol Japek Elevated dan Jalan Tol Japek di kilometer 48 dan titik menjelang rest area di kilometer 50. "Pemberlakuan contraflow merupakan diskresi Kepolisian," katanya.

Mengantisipasi gangguan kendaraan di jalan tol layang, Jasa Marga menambah fasilitas seperti kendaraan Mobile Customer Service (Layanan Jalan Tol) yang dilengkapi dengan BBM kemasan dan air radiator untuk mengantisipasi kendaraan yang kehabisan bahan bakar.

"Jasa Marga juga menambah jumlah derek khusus untuk untuk jalan tol layang ini, yang semula 4 unit menjadi 6 unit," katanya.

2 dari 2 halaman

Tol Trans Jawa One Way

jawa one way

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bakal memberlakukan sistem satu arah atau one way di Jalan Tol Trans Jawa. Sistem one way itu bakal diberlakukan mulai Sabtu (21/12) dalam rangka menyambut libur Natal.

Kakorlantas Polri, Irjen Istiono, mengatakan sistem one way akan diberlakukan mulai dari kilometer 70 Cikampek Utama, Jawa Barat hingga kilometer 414 Kalikangkung, Jawa Tengah. Pemberlakuan one way dilakukan sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

"Hanya besok pagi jam 7 (pagi) hingga jam 18.00 WIB, itu (one way) pasti kami berlakukan (selama) 11 jam," kata Istiono di Gedung NTMC Polri, Jakarta Timur, Jumat (20/12).

Alasan diberlakukannya sistem satu arah untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan para pemudik yang datang dari arah Jakarta ke tempat tujuannya masing-masing.

Jenderal bintang dua ini ingin agar para pemudik atau wisatawan dapat memanfaatkan sistem one way yang dilakukan oleh anggotanya nanti.

"Baiknya besok pagi start (mudik) tidak usah buru-buru, santai saja. (Hari) Minggu masih bisa melaksanakan ibadah," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mewaspadai adanya titik kepadatan pada kilometer 48 Tol Japek yang merupakan pertemuan arus antara jalan Tol Jakarta-Cikampek jalur bawah dan elevated.

"Itu kilometer 48 ada bottleneck jalur bawah," tandasnya.

(mdk/bim)

Baca juga:
Kemenhub Beri Tiket Mudik Natal Gratis untuk Disabilitas
Kemenhub Kenalkan Bus Mudik Ramah Anak dan Disabilitas
Evaluasi Mudik Lebaran 2019, Korlantas Polri Usul Rest Area Alternatif
Arus Balik Mudik, Pemkab Bogor Gelar Operasi Yustisi di 40 Kecamatan
916 Ribu Kendaraan Sudah Kembali ke Jakarta
Kisah Polisi Bantu Pemudik Melahirkan saat Mobilnya Mogok
Polri Klaim Kecelakaan Lalu Lintas Lebaran 2019 Turun 65 Persen

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami