Pencairan Dana Desa Tahap Pertama di 2020 Naik Menjadi 40 Persen

Pencairan Dana Desa Tahap Pertama di 2020 Naik Menjadi 40 Persen
UANG » MALANG | 28 Desember 2019 19:00 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menyatakan bahwa pencairan Dana Desa tahap pertama pada Januari 2020 akan dilakukan sebesar 40 persen. Besaran pencairan Dana Desa tahap pertama tersebut disebut upaya pemerintah untuk mendorong percepatan perputaran ekonomi di wilayah pedesaan.

"Presiden sudah meminta Dana Desa itu agar pada Januari 2020 sudah dicairkan 40 persen, bukan 20 persen seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, seperti dikutip dari Antara saat berada di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (28/12).

Sebagai catatan, pada tahun sebelumnya, pencairan Dana Desa tahap pertama dilakukan sebesar 20 persen, tahap kedua sebesar 40 persen, dan tahap ketiga dilakukan pencairan sebesar 40 persen.

"Sebanyak 40 persen itu tergantung alokasi dari masing-masing desa. Karena tiap desa berbeda-beda. Misalnya, satu desa mendapatkan alokasi Rp500 juta, maka yang dicairkan 40 persen dari nominal tersebut," kata Menteri Abdul Halim.

Pencairan Dana Desa sebesar 40 persen tersebut, diharapkan mampu mendorong perputaran roda perekonomian wilayah pedesaan. Sektor usaha mikro termasuk UMKM serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan bisa menggeliat dengan adanya pencairan Dana Desa tersebut.

1 dari 1 halaman

Dana Desa Solusi Tangkal Perlambatan Ekonomi

solusi tangkal perlambatan ekonomi

Perekonomian desa dinilai sebagai salah satu kekuatan ekonomi Indonesia untuk bertahan dari perlambatan ekonomi global pada 2020. Salah satu faktornya dipengaruhi adanya perang dagang antara Amerika Serikat dengan China.

"Indonesia harus benar-benar mempersiapkan diri untuk memasuki era perlambatan ekonomi dunia pada 2020, yang salah satu faktornya dipengaruhi perang dagang antara Amerika dan Tiongkok," ujar Menteri Abdul Halim.

Selain pencairan Dana Desa sebesar 40 persen pada tahap pertama tersebut, untuk memperkuat perputaran ekonomi desa, juga diperlukan penguatan dan revitalisasi BUMDes, termasuk penguatan produk desa yang berbasis kawasan.

Sebagai catatan, wilayah Kabupaten Malang, pada 2020 mendapatkan alokasi Dana Desa mencapai Rp383,48 miliar. Sementara untuk alokasi Dana Desa pada 2020 untuk seluruh wilayah Indonesia mencapai Rp72 triliun.

(mdk/bim)

Baca juga:
Peneliti: Dana Desa Tak Membantu Sejahterakan Petani
Jokowi: Saya Dapat Laporan 2.188 BUMDes Tak Beroperasi dan 1.670 Tak Beri Kontribusi
Gelapkan Dana Desa, Mantan Kades di Bekasi Dijebloskan ke Penjara
Tak Bayar Pajak Dana Desa, 15 Rekening Desa di Garut Diblokir
Korupsi Dana Desa Rp1,1 Miliar, Kades di Kulonprogo Ditahan
Kunjungan ke Bogor, Mendes Abdul Halim Cek Penggunaan Dana Desa
Perubahan Nama Desa di Yogyakarta Tidak Pengaruhi Program Dana Desa

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami