Pencairan Pinjaman Fintech Lending di 2020 Naik 27 Persen

Pencairan Pinjaman Fintech Lending di 2020 Naik 27 Persen
Ilustrasi Fintech Lending. ©2020 money.inc
UANG | 5 Februari 2021 16:31 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengungkapkan tren pencairan pinjaman fintech lending pada 2020 selama pandemi covid-19 naik 27 persen mencapai Rp74 triliun. Di mana akumulasi pencairan pinjaman hingga Desember 2020 dari fintech lending sebesar Rp155,9 triliun.

"Akumulasi penyaluran pinjaman nasional tersebut naik 91,30 persen dengan konsentrasi terbesar penyaluran masih di pulau Jawa," ujar Ketua Bidang Humas AFPI, Andi Taufan Garuda Putera dalam diskusi daring di Jakarta, dikutip Antara, Jumat (5/2).

Taufan mengatakan, AFPI menargetkan pemberian kredit sepanjang tahun 2021 sebesar Rp86 triliun. Jika tercapai maka akumulasi penyaluran pembiayaan dari fintech lending mencapai sekitar Rp241,9 triliun pada akhir tahun ini.

Sedangkan untuk fintech lending yang terdaftar/berlisensi OJK sebanyak 148 fintech lending, di mana 111 fintech lending dalam status terdaftar dan 37 fintech lending lainnya telah berlisensi dari OJK.

Terkait transaksi peminjam (borrower) hingga Desember 2020 tercatat 44 juta pengguna transaksi borrower. OJK sendiri menargetkan 8 juta peminjam baru pada tahun ini. Sedangkan untuk transaksi pemberi pinjaman (lender), tercatat 717 ribu pengguna transaksi lender per Desember 2020.

AFPI juga mencatat tingkat keberhasilan pengembalian pinjaman di bawah 90 hari (TKB 90) per Desember 2020 sebesar 95,22 persen. Artinya tingkat keterlambatan pembayaran atau kredit macet sebesar 4,78 persen. TKB 90 terus mencatatkan perbaikan sejak September 2020. (mdk/azz)

Baca juga:
Asosiasi Catat Pembiayaan Fintech Hingga Akhir 2020 Capai Rp 155,9 T
Indonesia Diharap Tak Ikuti China, Terlambat Atur Bisnis Fintech
April 2021, Bank Indonesia akan Rilis Regulatory Sandbox 2.0 untuk Perusahaan Fintech
Penyaluran Pembiayaan Investree Tetap Tumbuh 30 Persen di 2020
Investree Lebarkan Sayap Bisnis ke Thailand dan Filipina
Tips Kenali Fintech Ilegal dan Cara Melaporkannya ke Pihak Berwajib, Waspada!

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami