Pendaftaran Telah Dibuka, Berikut Fakta Perlu Diketahui dari Kartu Prakerja di 2021

Pendaftaran Telah Dibuka, Berikut Fakta Perlu Diketahui dari Kartu Prakerja di 2021
Resmi, Pencairan Insentif Kartu Prakerja Sudah Bisa Dilakukan Lewat Aplikasi DANA. ©DANA Indonesia
UANG | 24 Februari 2021 06:30 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi kembali membuka pendaftaran untuk peserta Program Kartu Prakerja, Selasa (23/2). Pada gelombang ke-12 ini, kuota pendaftaran yang dibuka sebanyak 600.000 orang.

"Gelombang ke-12 akan dibuka dengan kuota 600.000 peserta. Jadi 600.000 peserta ini merupakan kemampuan teknologi Kartu Prakerja," kata Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Berdasarkan hasil survei BPS di tahun 2020 menunjukkan, sebanyak 88,9 persen dari penerima Kartu Prakerja menyatakan keterampilan kerjanya meningkat, dan 81,2 persen peserta menyatakan insentif yang diterima dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.

"Program Kartu prakerja juga mendorong ke pekerjaan dan kewirausahaan, dan hal ini dapat dilihat dari hasil survei evaluasi yang dilakukan oleh PMO kepada jutaan penerima prakerja. Sebanyak 35 persen penerima awalnya menganggur," kata Menko Airlangga.

Dari 35 persen itu, 17 persen berubah dari menganggur menjadi wirausaha, dan 18 persen menjadi pegawai atau buruh lepas atau freelance.

Program Kartu Prakerja, selain memberikan keterampilan dan meningkatkan kompetensi, juga terbukti sebagai instrumen perlindungan sosial yang melindungi daya beli penerimanya.

Berikut ini merdeka.com akan merangkum sejumlah fakta yang perlu diketahui mengenai program kartu prakerja tahun 2021.

Baca Selanjutnya: 1 Target 27 Juta Penerima...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami