Pendapatan Negara di Postur Sementara APBN 2021 Turun Rp 32,7 Triliun

Pendapatan Negara di Postur Sementara APBN 2021 Turun Rp 32,7 Triliun
Sri Mulyani. ©2017 merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu
UANG | 11 September 2020 12:01 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menetapkan postur sementara pendapatan negara dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2021 sebesar Rp1.743 triliun. Angka ini turun Rp32,7 triliun dari RAPBN 2021 yang diusulkan sebelumnya sebesar Rp1.776 triliun.

"Pendapatan negara dari Rp1.776 triliun, untuk postur yang dibahas dan disetujui oleh banggar hingga tadi malam berubah menjadi Rp1743 triliun atau turun Rp32,7 triliun," kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati saat rapat bersama Badan Anggaran DPR RI, Jakarta, Jumat (11/9).

Dia merincikan, pendapatan negara yang turun tersebut dikarenakan pendapatan dalam negeri juga mengalami penurunan sebesar Rp32,7 triliun. Dari sebelumnya Rp1.775 triliun dalam RAPBN 2021 menjadi Rp1.742 triliun.

"Sama dengan pendapatan negara karena yang berubah memang yang di dalam pendapatan dalam negeri terutama pos perpajakan," kata dia.

Adapun penerimaan pajak mengalami perubahan dari Rp1.268 triliun menjadi Rp1.229 triliun, atau turun sebesar Rp38,9 triliun. Sementara pendapatan dari Bea Cukai justru mengalami kenaikan sebesar Rp1,5 triliun, menjadi Rp215 triliun dari yang sebelumnya sebesar Rp213 triliun.

"Ini terutama kontribusinya dari pendapatan SDA terutama migas karena ada penurunan cost recovery sebabkan kenaikan sebesar Rp2,6 triliun. yakni dari 101,6 menjadi 104,1.

Sedangkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lainnya, dari PNBP Kementerian Lembaga terjadi kenaikan sebesar Rp2 triliun dari Rp86,2 triliun sebelumnya menjadi Rp88,2 triliun. Sedangkan pendapatan DMO karena ada cost recovery jadi sedikit meningkat Rp150 miliar atau menjadi Rp4 triliun dari sebelumnya Rp3,9 triliun. (mdk/azz)

Baca juga:
Penerimaan Negara Turun, Sri Mulyani Perlebar Defisit Anggaran 0,2 Persen di 2021
Terima Pagu 2021 Rp 11,4 T, Ditjen Hubla Kemenhub Anggarkan Rp 1,9 T untuk Gaji PNS
Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Dapat Anggaran Rp10,55 Triliun di 2021
Ajukan DAK 2021 Rp 1 T, KKP Lakukan Pengadaan Kapal Nelayan Hingga Pasar Ikan
Komisi IV DPR Setujui Anggaran KKP di RAPBN 2021 Sebesar Rp 6,6 Triliun
Minta Rp20 Triliun, PMN untuk PLN Hanya Disetujui Rp5 Triliun di 2021

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami