Penerbangan Terhempas Badai Corona

Penerbangan Terhempas Badai Corona
antisipasi virus corona. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori
UANG | 11 Maret 2020 07:00 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Kabar pasien positif virus corona atau covid-19 di Indonesia membuat dahi Fadil mengkerut. Pikirannya kalut. Rencana liburan keluarga yang sudah dirancang jauh hari di ujung tanduk.

Berbekal 4 tiket promo yang diperolehnya beberapa bulan lalu, Fadil berencana mengajak istri dan 2 anaknya melancong 5 hari ke Malaysia. Negara tempat tujuan WN Jepang menuju usai menularkan virus corona ke dua warga negara Indonesia.

Mereka rencananya terbang menumpang maskapai AirAsia pada 18 Maret mendatang. Akhirnya rencana liburan itu urung dilakukan. Dia pun berencana mengajukan refund tiket dengan konsekuensi uang dipotong.

"Ternyata ramai virus Corona ini. Saya putuskan batal berangkat. Memang Malaysia bukan termasuk 4 negara yang penyebarannya tinggi. Tapi rasanya lebih baik untuk travel ke luar negeri sementara dibatasi," kata Fadil saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (9/3).

Menurut Fadil, beberapa kawan sesama pelancong pun membatalkan rencana plesiran keluar negeri. Takut tertular virus yang berasal dari Kota Wuhan, China tersebut.

"Di beberapa forum backpacker ramai isinya menanyakan cara refund atau reschedule tiket pesawat," ujar dia.

Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Denon Prawiraatmadja, mengakui virus corona membuat wisatawan mancanegara hingga domestik takut untuk bepergian.

"Saya melihat dampak virus corona itu psikologisnya. Sebentar lagi peak season, mulai dari Mei sampai Agustus. Kalau kita tidak menunjukan keseriusan penanganan corona, termasuk penanganan warga negara luar negeri masuk Indonesia, justru turis akan rebound. Mereka tidak mau masuk Indonesia," kata Denon.

Baca Selanjutnya: Corona Datang Penumpang Hilang...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami