Pengakuan Dahlan soal Adhi Karya dipalak Pemda Riau

UANG | 16 September 2014 08:31 Reporter : Wisnoe Moerti

Merdeka.com - Kemarin, Menteri BUMN Dahlan Iskan tiba-tiba membeberkan laporan adanya pemalakan dari pejabat Pemerintah Daerah Riau terhadap salah satu perusahaan BUMN. Adalah Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan yang mengadukan praktik nakal tersebut kepada Dahlan.

Kejadian itu semakin menguatkan anggapan bahwa perusahaan-perusahaan BUMN kerap menjadi target pemalakan atau mesin ATM. Apalagi, beberapa kasus korupsi dan gratifikasi, melibatkan petinggi perusahaan BUMN.

Dahlan heran sekaligus geram dengan aduan dari bos Adhi karya itu. Mantan Dirut PLN ini membela anak buahnya dengan mengatakan bahwa Adhi Karya berkomitmen tidak menjalankan praktik-praktik nakal semacam itu.

Merdeka.com merangkum curhat Dahlan soal pemalakan yang dilakukan pejabat Pemda Riau. berikut paparannya.

1 dari 4 halaman

Harus nyogok kalau utang mau dibayar

dahlan iskan dan kiswo darmawan. ?2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan mengaku mendapat aduan langsung dari Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk Kiswodarmawan, terkait belum dibayarkan tagihan sebesar Rp 200 miliar di Pemerintah Daerah Riau. Sebab, perseroan menolak menyogok 5 persen dari nilai proyek.

"Tentu saja Adhi menolak. Ini sesuai dengan tekad Adhi Karya dalam program BUMN Bersih. Akibatnya sampai sekarang tagihan Adhi itu belum dibayar, bahkan dianggarkan di DPRD pun belum," ungkap Dahlan.

2 dari 4 halaman

Pangkal pemalakan soal utang Pemda Riau

dahlan iskan dan kiswo darmawan. ?2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Menteri BUMN Dahlan Iskan menuturkan, Pemda Riau memiliki utang ratusan miliar kepada beberapa BUMN. Bahkan, umur utang itu sudah lebih dari dua tahun sehingga sangat mengganggu keuangan perusahaan.

Utang tersebut dari proyek-proyek yang berkaitan dengan prasarana PON di Riau beberapa tahun lalu.

"Waktu itu sebenarnya Adhi dan BUMN lain tidak mau meneruskan proyek tersebut karena pembayaran yang seret. Terutama setelah beberapa pihak di Riau ditangkap KPK, termasuk anggota DPRD," jelas dia.

3 dari 4 halaman

Adhi Karya bertekad tidak nyogok

dahlan iskan dan kiswo darmawan. ?2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Menteri BUMN Dahlan Iskan membela anak buahnya soal pemalakan yang dilakukan Pemda Riau. Menurutnya, Adhi Karya tidak akan memenuhi permintaan itu karena sedang dalam proses perbaikan diri.

"Adhi memang sudah bertekad untuk tidak mau lagi menyogok sebagai tekad baru untuk memperbaiki citranya yang rusak di proyek Hambalang. Adhi dan BUMN lain sudah berjanji di depan saya untuk tidak melakukan sogok-menyogok untuk mendapat proyek," ujar Dahlan kepada wartawan di Jakarta, Senin (15/9)

4 dari 4 halaman

Dahlan heran banyak pejabat minta komisi

dahlan iskan dan kiswo darmawan. ?2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku heran mendapati aduan kelakuan pejabat Pemda Riau. Sudah banyak pejabat Riau ditangkap KPK, tetapi masih ada yang meminta komisi 5 persen.

"Bagi Adhi ini dilema besar. Tagihannya tidak dianggarkan. Nagih sudah. Ke pengadilan sudah. Cara apa yg harus dilakukan? Apakah nyogok tidak bisa dihindari?," tutup dia.

(mdk/noe)