Pengamat: Pembentukan Super Holding Harus Lewat Sub-Holding

UANG | 10 Desember 2019 15:50 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan mengubah konsep super holding BUMN menjadi sub holding. Konsep super holding ini sempat digaungkan Menteri BUMN terdahulu, yakni Rini Soemarno.

Pengamat BUMN Toto Pranoto menilai, pembentukan super holding BUMN memang harus melewati fase sub holding yang kuat. Namun begitu, Toto tak menutup kemungkinan jika sub holding yang telah kuat tersebut bisa dilanjutkan dengan pembentukan super holding.

"Kita enggak punya landasan yang kuat di sub holding. Jadi bukan sekarang buat super holding. Kalau betul-betul sudah kuat nanti kita akan berpikir bikin super holding-nya. Mungkin 4-5 tahun ke depan," tegas dia di Novotel Hotel Cikini, Jakarta, Selasa (10/12).

Dia mencontohkan, model super holding perusahaan milik Singapura, Temasek Holdings Private Limited yang induk holding-nya memiliki sub holding.

"Dia punya (sub holding) jasa telekomunikasi, jasa properti dan seterusnya. Jadi saya kira konsepnya hampir sama. Kalau kita konsolidasikan sub holding-nya atau sektoral holding yang lama itu menjadi lebih kuat," pungkas Toto.

1 dari 1 halaman

Konsep Sub Holding

Erick mencontohkan PT Pelindo. Nantinya, PT Pelindo I, PT Pelindo II, PT Pelindo III dan PT Pelindo IV tidak akan dijadikan super holding, namun dibagi berdasarkan fungsi usahanya.

"Misalnya Pelindo I, II, III, IV itu apakah akan dibagi berdasarkan pelabuhan peti kemas, pelabuhan curah cair dan sebagainya. Tidak berdasarkan regional, nanti akan jadi kanibal-kanibal juga," tutur Erick.

Dirinya juga mencontohkan pelabuhan Benoa di Bali yang menurutnya kontraproduktif, sehingga dirinya langsung memutuskan untuk dilakukan relayout, bersama dengan Gubernur Bali I Wayan Koster dan pihak lainnya.

"Konsolidasi ini harus terjadi, bagaimana mau sukses Bali kalau nggak ada konsolidasi," ujarnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Kebijakan Mencengangkan Erick Thohir Rombak Ulang Aturan BUMN
Erick Thohir Bakal Ubah Konsep Super Holding BUMN jadi Sub-Holding, Begini Detailnya
Pembentukan Holding BUMN Infrastruktur Terancam Gagal, Ini Alasannya
Holding Pelindo Diharapkan Dongkrak Standarisasi Pelabuhan RI
Jadi Wadirut Pelindo II, Hambra Samal Siapkan Holding Pelindo
Kadin Masih Temukan BUMN Garap Proyek Bernilai Kecil

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.