Pengamat politik Sukardi Rinakit jadi komisaris utama BTN

UANG | 24 Maret 2015 14:55 Reporter : Angga Yudha Pratomo

Merdeka.com - Pemegang saham Bank Tabungan Negara (BTN) menunjuk Sukardi Rinakit sebagai komisaris utama. Pengamat politik itu dikenal dekat dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Maryono yang terpilih kembali menjadi Direktur Utama BTN membantah bahwa Sukardi Rinakit adalah orang titipan. Dia mengatakan penunjukkan Sukardi murni kesepakatan dalam rapat umum pemegang saham BTN digelar hari ini.

"Hal itu kehendak dari pemegang saham. Kami berharap bahwa inilah yang terbaik yang diberikan oleh pemegang saham bagi Bank BTN," kata Maryono di Jakarta, Selasa (24/3).

Dia mengungkapkan, dewan direksi BTN saat ini lebih banyak diisi oleh kalangan internal. Adapun kalangan eksternal ikut duduk di dewan direksi dinilainya sebagai bentuk konsolidasi perbankan plat merah. "Ada juga yang datang dari BNI dan BRI," katanya.

BTN memutuskan menyetor dividen sebesar 20 persen dari laba bersih 2014.

Berikut susunan Komisaris dan Direksi BTN yang terbaru:

Dewan Direksi:

1. Direktur Utama: Maryono

2. Direktur: Mansyur S Nasution

3. Direktur: Iman Nugroho Soeko

4. Direktur: Irman Alvian Zahiruddin

5. Direktur: Adi Setianto

6. Direktur: Sis Apik Wijayanto

7. Direktur: Sulis Usdoko

8. Direktur: Oni Febriarto.

Dewan Komisaris:

1. Komisaris Utama: Sukardi Rinakit

2. Komisaris Independen: Amanah Abdul Kadir

3. Komisaris: Agung Kuswandono

4. Komisaris Independen: Kamaruddin Sjam

5. Komisaris: Lucky Fathul Azis H

6. Komisaris Independen: Catherinawati Hadiman

7. Komisaris Independen: Arie Coerniadi

(mdk/yud)