Pengusaha Harus Siap Hidup Berdampingan dengan Pandemi Corona

Pengusaha Harus Siap Hidup Berdampingan dengan Pandemi Corona
UANG | 29 Mei 2020 13:13 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani mengimbau para anggotanya untuk siap hidup berdampingan dengan virus corona. Hal ini dilakukan sejalan dengan upaya pemerintah yang tengah menyiapkan diri memasuki fase kenormalan baru (new normal).

"Ketua Kadin, Pak Rosan membuat imbauan, kita harus siap hidup berdampingan dengan Covid-19," kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pemberdayaan Perempuan, Nita Yudi dalam diskusi 'Pentahelix Lawan Corona, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (29/5).

Menuju tahapan kenormalan baru ini, Kadin telah menyiapkan berbagai antisipasi dan sejumlah persiapan. Nita menyebut, Rosan meminta para pengusaha untuk bisa beradaptasi, melahirkan inovasi dan berkreasi selama pandemi berlangsung.

Salah satu adaptasi yang perlu dilakukan yakni mengikuti aturan yang dikeluarkan pemerintah dan protokol kesehatan. "Adaptasi ini dengan ikut aturan pemerintah dan ikut protokol kesehatan," kata dia.

Nita menambahkan, selama pandemi ini Kadin telah ikut serta membantu meringankan beban pemerintah dengan menggalang dana melalui Yayasan Kemanusiaan Kadin. Aksi sosial ini telah mengumpulkan dana sebesar Rp400 miliar.

Dari jumlah dana tersebut, Kadin menyalurkan ke berbagai pihak. Mulai dari BNPB, Palang Merah Indonesia, Kementerian Kesehatan, Pemda DKI Jakarta, Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan ratusan Puskesmas. Kadin juga membagikan 10 ribu paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19.

1 dari 1 halaman

Nita menjelaskan, dalam pelaksanaannya, dunia usaha sudah menyiapkan protokol kesehatan untuk menekan penyebaran virus. Dunia usaha juga akan selalu mengikuti anjuran pemerintah terkait hal ini.

Ada beberapa hal yang telah Kadin lakukan di tengah pandemi ini. Selain rutin memberi masukan kepada pemerintah, Kadin terus mendorong agar pemerintah mempercepat penyaluran bantuan kepada pelaku UMKM terdampak Corona.

Hal ini dikarenakan pelaku usaha mikro menggantungkan hidup sehari-hari mereka dengan berdagang sehingga jika Corona membuat dagangan mereka sepi, mereka akan kesulitan mencari biaya hidup sehari-hari.

"Kami terus beri masukan ke pemerintah terutama karena dunia usaha ini yang paling kena imbasnya UMKM. Nah, stimulus ini harus disegerakan karena sampai saat ini BLT belum sampai ke teman-teman pengusaha mikro," ujar Nita.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Kadin Minta Penyaluran BLT untuk UMKM Terdampak Corona Dipercepat
New Normal Diharapkan Genjot Kinerja Industri Manufaktur
Gita Wirjawan Minta Jokowi Perhatikan Swasta Dalam Pemulihan Ekonomi Imbas Corona
RUU Cipta Kerja Bisa Jadi Awalan Perbaikan Iklim Usaha Usai Covid-19
Kadin Nilai Pemerintah Perlu Bentuk Gugus Tugas Ekonomi dan Bansos
Genjot Ekonomi Saat Corona, Pengusaha Buat Kajian Optimalkan Sektor Properti

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Pariwisata Banyuwangi Bersiap Menyambut New Normal

5