Dorong Digitalisasi Pembayaran Parkir, Aspeparindo Harap Skema Bisnis Diubah

Dorong Digitalisasi Pembayaran Parkir, Aspeparindo Harap Skema Bisnis Diubah
Area Parkir. shutterstock.com
UANG | 24 Februari 2021 17:15 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Asosiasi Pengelola Parkir Indonesia (Aspeparindo), Irfan Januar mengaku tak masalah bertransformasi ke sistem digitalisasi pembayaran parkir. Namun, dia berharap ada perubahan sistem yang dilakukan. Salah satunya mengenai uang parkir.

Saat ini, uang parkir terkumpul di bank dan baru disalurkan ke rekening perusahaan setelah beberapa waktu. Dia berharap ini bisa berubah.

"Kalau cashless ini bayarnya kan pakai e-money dan uangnya terkumpul di bank dulu. Nanti setelah beberapa hari baru ditransfer ke rekening perusahaan," kata Irfan dalam Diskusi Online bertajuk Digitalisasi Perparkiran, Siapa Diuntungkan, Jakarta, Rabu (24/2).

Cara ini disebut Irfan membuat arus kas perusahaan terhambat. Belum lagi proses mendapatkan dana dari perbankan harus dengan rekonsiliasi. Pencocokan nominal dana yang diterima dari perbankan dari transaksi yang dilakukan.

"Jadi tiap bulan harus rekonsiliasi. Kadang ini angkanya suka beda kalau enggak teliti," kata dia.

Rekonsiliasi ini menjadi sangat penting. Sebab salah satu pengusaha pengelola parkir yang dikenalnya pernah mengalami selisih penerimaan dana dari perbankan akibat tidak teliti saat rekonsiliasi.

"Kalau enggak teliti, uang kita bisa nyangkut di bank. Teman kami ini ada yang nyangkut lumayan besar karena rekonsiliasinya telat," kata dia.

Padahal, perusahaan membutuhkan dana cepat untuk arus kas. Untuk itu dia mengusulkan ada skema yang diubah agar dana yang diterima dari pembayaran bisa masuk langsung ke rekening perusahaan sehingga tidak menjadi beban baru bagi pengusaha.

"Ini uang masuknya ke perusahaan, jadi tidak ada yang dirugikan," kata dia. (mdk/idr)

Baca juga:
Asperparindo: Tarif Parkir di DKI Jakarta Lebih Murah Dibanding Jepang dan Swedia
Alasan Pengusaha Pengelola Perparkiran Enggan Transformasi ke Sistem Digital
Pemprov DKI Uji Coba 'Jakparkir' di 3 Lokasi, Warga Bisa Pesan Tempat Parkir
Pemeriksaan Kesehatan Petugas Parkir di Massa Pandemi
Aturan Lelang Pengelolaan Parkir di Tangsel Dinilai Tumpang Tindih

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami