Pengusaha Mobil Listrik Asal China Kembali Jadi Miliarder Usai Saham Melonjak

Pengusaha Mobil Listrik Asal China Kembali Jadi Miliarder Usai Saham Melonjak
UANG | 10 September 2020 06:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pengusaha Asal China, William Li kembali masuk dalam daftar miliarder dunia setelah saham startup mobil listrik NIO miliknya naik 472 persen sejak akhir Mei tahun ini. Hal itu menandai kebangkitan yang dramatis bagi perusahaan yang sebelumnya berjuang keras untuk meningkatkan penjualan, menyebabkan kekayaan Li turun drastis.

Pria yang dijuluki 'Elon Musk dari China' ini telah melancarkan berbagai program diskon dan mengumpulkan uang dari investor untuk NIO, yang sayangnya, masih belum menghasilkan keuntungan.

Sebelumnya, Li telah mendapatkan suntikan modal sebesar 5 miliar yuan atau Rp 10,8 triliun pada bulan Juni lalu oleh investor dan pemerintah daerah Hefei. Bantuan tersebut menjadi bantuan yang sangat dibutuhkan.

Dilansir dari Forbes, titik balik terjadi pada Mei ketika Li melaporkan penjualan yang lebih kuat dari perkiraan sebesar 1,37 miliar yuan atau Rp 2,8 triliun pada kuartal pertama. Ternyata pengiriman NIO meningkat tiga kali lipat mencapai 10.331 kendaraan pada kuartal kedua dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dan pendapatan naik menjadi 3,72 miliar yuan atau Rp 8 triliun.

Harga saham Nio yang melonjak di Nasdaq mengangkat kekayaan bersih Li dari USD 572,4 juta pada 22 Mei menjadi USD 2,9 miliar atau Rp 42,7 triliun.

"Perusahaan melakukannya dengan baik tahun ini. Dia menemukan investasi, mempercepat peluncuran kendaraan baru, dan mempertahankan kualitas layanan yang baik," kata Yale Zhang, Direktur Pelaksana Konsultan Automotive Foresight yang berbasis di Shanghai.

Baca Selanjutnya: Penjualan Mobil Listrik...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami