Pengusaha: Resesi Ekonomi Tak Akan Seburuk Krisis Ekonomi 1998

Pengusaha: Resesi Ekonomi Tak Akan Seburuk Krisis Ekonomi 1998
UANG | 28 September 2020 20:07 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DKI Jakarta, Sarman Simanjorang menilai kondisi ekonomi yang diprediksi mengalami kontraksi dan membawa pada resesi pada triwulan III-2020 tidak akan seburuk krisis ekonomi yang menimpa Indonesia pada 1998.

"Kami melihat fundamental ekonomi masih kuat, kondisi perbankan kita masih kuat, berbeda dengan krisis tahun 1998 atau 2008 di mana industri keuangan kita sudah hancur," kata Sarman dikutip dari Antara di Jakarta, Senin (28/9).

Dia menegaskan bahwa para pengusaha sejatinya tidak khawatir dengan dampak resesi, namun lebih kepada pandemi Covid-19 itu sendiri jika terjadi secara berkepanjangan. Pandemi yang terjadi berkepanjangan ini justru berpotensi membuat para pengusaha tidak lagi mampu bertahan, menimbulkan masalah sosial hingga memasuki depresi ekonomi.

Menurut dia, resesi ekonomi di tengah pandemi Covid-19 tentu saja tidak bisa terelakkan, mengingat sejumlah negara maju bahkan telah lebih dahulu mengalaminya.

Baca Selanjutnya: Pengusaha Ambil Langkah Bertahan...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami