Pengusaha Saran Menteri Jokowi Gunakan Mobil Listrik jadi Kendaraan Dinas

UANG | 29 Juli 2019 15:51 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Roeslani menyebut ada beberapa cara untuk menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan kendaraan listrik di Tanah air. Perpres kendaraan listrik menurutnya hanya merupakan salah bentuk dukungan.

Contoh lain yang dapat dilakukan pemerintah adalah dengan menunjukkan teladan dalam pemanfaatan mobil listrik. Misalnya dengan menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan operasional para menteri.

"Iya menteri juga harus mencontohkan misalnya Camry tetapi Camry elektrik car atau hybrid car. Kan itu nanti orang lihat bahwa negara kita serius memulai itu," kata dia, saat ditemui, di Jakarta, Senin (29/7).

Menurut dia, menerbitkan payung hukum seperti Perpres terkait kendaraan listrik merupakan hal yang sangat penting. Namun, selain itu, pemanfaatan mobil secara nyata tetap harus dilakukan.

"Menurut saya bukan hanya dari Perpres saja tetapi lakukan juga, ganti mobil menterinya pakai elektrik semua. Jadi mesti harus ada action-nya juga gitu. Atau mall bebaskan atau beri prioritas elektrik car, bisa kan seperti itu," ujar dia.

Meski sederhana, tindakan itu dapat memberikan sinyal kepada masyarakat luas bahwa pemerintah memberikan perhatian pada pengembang kendaraan listrik di Indonesia.

"Emang kecil tetapi itu akan mendorong orang untuk mengubah ini dari kendaraan biasa ke electrical. Mesti ada hal hal seperti itu, tidak hanya insentif perpajakan saja," tandasnya. (mdk/idr)

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.