Pengusaha Sebut Demo 22 Mei Tak Berdampak Pada Investasi di Indonesia

UANG | 24 Mei 2019 20:52 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Roeslani menegaskan bahwa demo 22 Mei kemarin tidak berdampak besar pada iklim investasi di Indonesia. Sebab investor memiliki pertimbangan bisnis jangka panjang.

"Kita meyakini bahwa yang kemarin (demo 22 Mei) itu sifatnya hanya sebentar dan temporary. Dan kita meyakini yang juga ini kan jalur yang sesuai dengan konstitusi juga. Kita nggak khawatir kok. Ini juga tanggal 24 sesuai rencana," kata dia, di Jakarta, Jumat (24/5).

Karena itu, menurut dia, aksi massa tersebut tidak akan mengurungkan rencana investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

"Kalau wait and see (karena 22 Mei) saya bilang enggak. Tapi kalau demand-nya lagi flat pasti kan ekonomi juga agak datar. Ini bukan masalah wait and see gitu," ujarnya.

Lagipula Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang kuat, seperti kinerja pertumbuhan ekonomi yang kuat. Hal inilah yang membuat Indonesia menarik untuk investasi.

"Investasi kalau masuk ke Indonesia itu pasti feel nya itu long term. Gak mungkin dia jangka pendek. Nah secara fundamental kan pertumbuhan kita baik, selalu di atas 5 persen. Jadi membuat kita menjadi negara yang sangat menarik untuk mereka berinvestasi," ujarnya.

"Tapi kembali lagi kita bersaing ke negara-negara lain. Jadi negara lain itu keep reforming. Makanya Kita juga harus keep reforming. Kebijakan-kebijakannya kemudian semua itu harus serba terukur dan terstruktur," tandasnya.

Baca juga:
Imbas Aksi 22 Mei, Transaksi Perdagangan Jakarta Rugi Rp1,5 Triliun
Menang Pilpres, Jokowi Dapat Ucapan Selamat dari Pengusaha
Alibaba Gandeng Kadin Beri Pelatihan ke Pelaku Usaha Lokal
Ketua Kadin Bali Laporkan 3 Orang Diduga Penerima Uang Hasil Penipuan
Ical Sayangkan Sandiaga Tak Hadiri Rekonsiliasi Pengusaha Usai Pilpres
Pengusaha Harap Presiden Terpilih Mampu Jaga Iklim Usaha dan Investasi RI

(mdk/idr)