Pengusaha SPBU Didorong Prioritaskan Beli Solar Pertamina

UANG | 15 Juli 2019 22:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyarankan badan usaha penjual Bahan Bakar Minyak (BBM), untuk membeli solar dari Pertamina. Jika Pertamina tidak mampu menyediakan Solar sesuai kebutuhan, baru impor diizinkan.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Djoko Siswanto, mengatakan selama Pertamina memiliki stok solar maka badan usaha penjual BBM diarahkan membeli solar dari Pertamina dulu.

"Selama Pertamina punya ya beli dari Pertamina, lebih bagus nih. Ada tidak badan usaha yang beli ke Pertamina? Ada dong. Disarankan keras," kata Djoko, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (15/7).

Menurut Djoko, pembelian solar tersebut bisa dilakukan secara bisnis antar perusahaan. "Kalau Pertamina kelebihan solar, B to B dengan Pertamina," tuturnya.

Djoko melanjutkan, jika spesifikasi solar yang disediakan Pertamina berbeda dengan yang dibutuhkan badan usaha, maka pemerintah memberikan keleluasaan badan usaha tersebut untuk mengimpor.

"Ya kalau tidak sesuai ya dikasih. Ya kan solar ada 51 sama 48. Kalau yang 48 kan Pertamina kelebihan. Kalau (butuh) 48 beli di Pertamina B to B. Kalau yang 51 kan kurang, jadi boleh impor," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Pertamina Siapkan 10 Juta Liter Avtur untuk Angkutan Haji di Kualanamu
5 Fakta Seputar Avtur Pertamina, Dituduh Penyebab Tiket Pesawat Mahal
SKK Migas Sebut Lifting Gas Tak Capai Target Akibat Serapan Rendah
Pertamina Pastikan Pasokan BBM di Ternate Aman Pasca Gempa
Pertamina Siapkan Tambahan Avtur di 12 Bandara Embarkasi Haji
Harga Avtur Pertamina Disebut Lebih Murah Dibanding Shell di Kawasan Regional
Pertama Kali, Pertamina Ekspor Hasil Produksi Kilang Balikpapan ke Aljazair

(mdk/bim)