Penjelasan Lengkap BRI Soal Penempatan Dana Pemerintah Rp30 T di Perbankan

Penjelasan Lengkap BRI Soal Penempatan Dana Pemerintah Rp30 T di Perbankan
Aktifitas Teller Bank BRi. ©2012 Merdeka.com
EKONOMI | 27 Juni 2020 14:18 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI), Sunarso, mengatakan masih ada kesalahpahaman di masyarakat mengenai penempatan dana pemerintah Rp30 triliun di perbankan. Dana dari pemerintah ini dianggap bantuan agar nasabah tidak perlu membayar kredit dalam jangka waktu tertentu.

"Jangan dibilang itu bantuan, itu deposito untuk menggerakkan perekonomian," kata Sunarso dalam Live Stream Vol 4 bertajuk Indonesia Consumer Outlook: Understanding The Market From Nation's Biggest Bank, Jakarta, Sabtu, (27/6).

Sunarso menceritakan, hingga 16 Juni 2020, Bank BRI telah memberikan restrukturisasi kepada 2,7 juta nasabah. Total kredit yang direstrukturisasi sebesar Rp163 triliun.

"Sampai 16 Juni 2020 sudah ada 2,7 juta nasabah kita mendapatkan restrukturisasi dengan nilai kredit sebesar Rp163 triliun," kata Sunarso.

Adanya restrukturisasi dengan jumlah tersebut, lanjutnya, maka bank mengalami penundaan penerimaan. Maka dari itu, likuiditas tambahan datang dari dana pemerintah.

"Akhirnya di by pass pemerintah tempatkan dana di bank umum sebesar Rp30 triliun," kata dia.

Dari dana yang diberikan pemerintah pada bank umum, pemerintah meminta kepada masing-masing bank menumbuhkannya menjadi 3 kali lipat selama 3 bulan. Dia mencontohkan, Bank BRI menerima dana pemerintah Rp10 triliun. Dalam 3 bulan Bank BRI diminta harus menghasilkan Rp30 triliun.

"BRI terima Rp10 triliun dan hasilnya harus Rp30 triliun. Berarti dalam waktu 3 bulan kita cari dana masyarakat sebanyak Rp20 triliun. Itu sasaran buat UMKM dan konsumer," kata Sunarso menjelaskan.

Pemberian kredit kepada masyarakat ini diharapkan bisa menggerakkan ekonomi. Sehingga roda perekonomian kembali bergerak dan pertumbuhan ekonomi kembali menjadi positif.

"Kita harapkan kredit dari pemerintah ini, bisa membuat masyarakat bergerak ekonominya dan pertumbuhan ekonomi kita tumbuh positif," harap Sunarso.

Baca Selanjutnya: Penempatan Dana Pemerintah Telah Rutin...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami