Pensiun dari Bank Indonesia, Inilah Rencana Mirza Adityaswara

UANG | 23 Juli 2019 22:22 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara, usai melepas jabatannya, mengaku akan tetap mengontrol dan mengawasi kondisi perekonomian Indonesia. Sebab, masukan dan beberapa kritikan diperlukan agar kebijakan yang bergulir ke depan tetap berjalan dengan baik.

"Saya ini kan memang hobinya ekonom dan analis. Jadi saya pasti akan memantau apa yang terjadi dengan ekonomi apa yang terjadi dengan perbankan yang terjadi dengan korporasi," katanya saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Selasa, (23/7).

Kendati begitu, dirinya mengaku ingin rehat sejenak dari hiruk pikuk masalah perekonomian Indonesia. "Tapi untuk sementara off dulu untuk bikin-bikin komen gitu yaa. Jadi santai santai dulu," pungkasnya.

Sebelumnya, Mirza juga sempat berpesan kepada Destry agar dapat meneruskan kebijakan-kebijakan BI yang telah berjalan, yakni menjaga stabilitas namun di sisi lain juga mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Jadi tentu harapan kami Ibu Destry bisa langsung tune in dengan rekan-rekan di BI untuk kita terus melanjutkan kebijakan yang sedang berjalan. Karena sekarang ini momentumnya memang BI sudah mulai lakukan pelonggaran, kita mulai dengan melakukan penurunan giro wajib minimum (GWM), artinya menambah likuiditas di pasar," paparnya.

"Bank Indonesia juga sudah berikan sinyal pelonggaran moneter ini akan dilanjutkan. Jadi mudah-mudahan sambil jaga stabilitas keuangan tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, jadi semoga Ibu Destry bisa tune in," kata dia.

Baca juga:
Mirza Beberkan Prestasi Bank Indonesia Selama Dirinya Menjadi Deputi Gubernur Senior
BI: Rupiah Boleh Jadi Mahar Asal Jangan Ditekuk Menjadi Bentuk Burung
Dinilai Cuma Agenda Politik Trump, BI Yakinkan Gejolak Perang Dagang Hanya Sementara
Lika-liku Penurunan Suku Bunga Acuan Bank Indonesia
Penurunan Suku Bunga Acuan Bank Indonesia Bakal Kerek Laju Investasi
Pengusaha Apresiasi Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga Acuan
Hasil Sementara Evaluasi BI Temukan Kelemahan Sistem IT Bank Mandiri

(mdk/bim)