Pentingnya Digitalisasi Koperasi untuk Transparansi Bisnis

Pentingnya Digitalisasi Koperasi untuk Transparansi Bisnis
Koperasi. ©blogspot.com
UANG | 22 Februari 2021 15:40 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki membeberkan pentingnya penerapan digitalisasi di koperasi. Digitalisasi dibutuhkan untuk melayani anggota khususnya dalam pembiayaan modal kerja.

Menurut Teten, digitalisasi dalam tubuh koperasi akan membuat transparansi penyaluran dana hingga catatan keanggotaan dapat diakses dengan mudah dan aman.

"Pembiayaan di koperasi ini penting didigitalisasi. Kita dorong manajerialnya agar bisa lakukan penyaluran dana bergulir yang lebih mudah dan murah untuk UKM," ujar Teten di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Digitalisasi menurut Teten juga akan membantu koperasi memberi pelayanan yang terbaik kepada anggotanya. Teten kemudian menyoroti banyaknya UKM dan pedagang di pasar yang terpaksa meminjam dari rentenir karena rentenir dianggap lebih proaktif mendekati calon nasabahnya.

Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) juga menilai koperasi membutuhkan revolusi mindset dan strategi bisnis menyongsong masa depan. Aset digital bisa menjadi salah satu yang harus dibangun melalui gerakan koperasi.

Wakil Ketua Umum Dekopin, Agung Sudjatmoko mengatakan, teknologi blockchain menciptakan sistem bisnis yang transparan, menggunakan aset digital dan sebagai sistem bisnis yang bisa membangun trust serta memberikan jaminan keamanan atas para pelakunya.

"Salah satu terobosan yang dapat dilakukan oleh gerakan koperasi menuju digitalisasi melalui kerja sama dengan PT NHC Teknologi untuk membangun sistem finansial digital di atas ekosistem koperasi dengan pemanfaatan Neo Holistic salah satunya sebagai instrumen baru dalam ekosistem koperasi," ujarnya

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM mencatat pertumbuhan jumlah koperasi sampai 2019 sebesar 123.048 koperasi, jumlah anggota yang sudah mempunyai NIK sebanyak 35.761, yang menyelenggarakan RAT 45.489. Data dari Kemenkop UKM menarik sebab Indonesia mempunyai jumlah koperasi terbanyak di dunia. Adapun jumlah anggota perorangan dari total koperasi tersebut sebanyak 22,463.738 orang, atau sebesar tujuh persen dari jumlah penduduk negara Indonesia.

Baca Selanjutnya: Ubah Model Bisnis...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami