Penumpang Angkutan Natal & Tahun Baru Diramal Anjlok 10 Juta Orang

Penumpang Angkutan Natal & Tahun Baru Diramal Anjlok 10 Juta Orang
Menhub Raker dengan Komisi V DPR. ©2020 Liputan6.com/JohanTallo
UANG | 25 November 2020 14:29 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan memprediksi jumlah angkutan penumpang saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020-2021 akan turun hampir 10 juta penumpang dibanding tahun sebelumnya. Tercatat, jumlah total penumpang selama libur Nataru periode lalu mencapai 18,7 orang.

"Pada tahun ini diprediksi hanya akan ada 8,9 juta penumpang atau turun 52 persen," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menggelar rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI, Rabu (25/11).

Dia menjelaskan, penurunan terbanyak terjadi pada angkutan bus yang tersungkur 83,6 persen, dari 1,83 juta orang menjadi 299 ribu orang. Jumlah penumpang kereta api juga anjlok 74 persen dari 6,45 juta orang jadi 1,67 juta orang. Begitu juga dengan penumpang pesawat, yang diperkirakan turun 53,7 persen dari 5,6 juta orang menjadi 2,59 juta orang.

Sementara itu, penumpang yang menaiki kapal laut pun diprediksi hanya mengangkut 728 ribu orang, atau turun 45,6 persen dibanding periode Nataru tahun sebelumnya yang mencapai 1,34 juta orang. Hanya penumpang angkutan penyeberangan danau dan sungai saja yang diprediksi naik 6 persen, dari 3,48 juta orang menjadi 3,69 juta orang.

Namun begitu, pemerintah tetap berkomitmen untuk mengawal pergerakan orang selama libur panjang Nataru nanti. Terlebih saat ini pandemi Covid-19 masih menghantui. "Persiapan Nataru ini memang tinggal menghitung hari, dan tentunya dalam menjalankan angkutan ini kita akan secara adil menjalankan sesuai amanah," ujar dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Strategi Pemerintah Cegah Kemacetan Saat Libur Panjang Akhir Tahun 2020
Menhub Budi Pastikan Pemerintah Kerja Keras Tangani Pandemi
Pelabuhan Patimban Diprediksi Jadi Pengungkit Pemulihan Ekonomi Nasional
Tiru China, Pemerintah Berambisi Bangun 'Jalan Tol' Sepeda
Kemenhub Ingin Masyarakat Lebih Sering Gunakan Transportasi Umum
5 Dampak Buruknya Sistem Transportasi dan Kondisi Trotoar di Indonesia

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami