Penumpang Domestik Turun Drastis, Adi Soemarmo Buka Jalur Penerbangan ke China

UANG | 14 Juni 2019 16:17 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Penumpang di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, menurun drastis pada momen mudik dan balik Lebaran 2019. Penurunan bahkan mencapai lebih dari 50 persen. Agar kondisi tersebut tak berlarut-larut, PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo akan membuka jalur penerbangan Solo-China.

"Dalam waktu dekat akan kita buka rute dari Solo ke Tiongkok. Dari 13 kota yang potensial akhirnya mengerucut di satu kota, yaitu Kunming," ujar General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo, Abdullah Usman di Solo, Jumat (14/6).

Menurut Usman, penerbangan ke China akan menggunakan maskapai Citilink. Kemungkinan akan menggunakan pesawat terbang 320 Neo. "Insya Allah Juli mulai beroperasi, saat ini tahapnya sedang minta slot time," katanya.

Saat ini pihaknya sedang gencar mendorong rute penerbangan internasional seiring dengan rendahnya permintaan penerbangan domestik. "Saat arus mudik jumlah penumpang turun sampai 59 persen jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, sedangkan saat arus balik turunnya 52 persen," jelasnya.

Usman menambahkan, secara keseluruhan, selama arus mudik dan balik Lebaran terjadi penurunan jumlah penumpang dari 162.758 di tahun lalu turun menjadi 79.867 di tahun ini.

Penurunan jumlah penumpang sudah terjadi sebelum arus mudik. Dalam satu tahun ini ada 9 jalur penerbangan yang dicabut oleh Lion Air, beberapa di antaranya merupakan rute emas antara lain Banjarmasin, Palembang, Palangkaraya dan Balikpapan. "Harapan saya dengan dibukanya rute internasional ini bisa mendongkrak jumlah penumpang di Adi Soemarmo," katanya.

Baca juga:
Hindari Kesalahpahaman, Maskapai Diminta Sosialisasi Penerbangan Code Share
Kemenhub: Belum Ada Maskapai Asing Ajukan Izin Masuk Indonesia
Ramai Maskapai Asing Layani Rute Domestik, ini Penjelasan Menhub Budi
Maskapai Asing Dikhawatirkan Turunkan Industri Penerbangan RI
Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Bandara I Gusti Ngurah Rai Turun 5 Persen di Lebaran
Maskapai Filipina Jual Tiket Pesawat Mulai Harga Rp3.800 untuk Peringati Kemerdekaan
Apa Untung dan Ruginya Jika Maskapai Asing Buka Rute Domestik di Indonesia?

(mdk/idr)