Penurunan Harga Pangan Jadi Pemicu Inflasi Oktober Capai 0,02 Persen

UANG | 1 November 2019 09:50 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi selama bulan Oktober 2019 sebesar 0,02 persen, angka ini lebih rendah dibanding periode yang sama pada 2018 yang tercatat di 0,28 persen. Penurunan ini disebabkan oleh seluruh komponen bahan makanan dan transportasi yang menyumbang andil deflasi pada bulan ini.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, kelompok bahan makanan hanya memberikan andil terhadap inflasi pada Oktober sebesar -0,08 persen. Sementara pada bidang transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan hanya memberikan andil -0,02 persen pada bulan ini.

"Lebih banyaknya penurunan harga terutama pada bahan makanan dan tarif angkutan udara," kata dia di Kantornya, Jakarta, Jumat (1/11).

Sementara itu, salah satu andil penyumbang inflasi terbesar pada bulan ini terjadi pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau yang mencapai sebesar 0,08 persen. Kemudian disusul pada kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar mencapai 0,02 persen.

"Sedangkan kelompok lainnya seperti kesehatan, pendidikan masing-masing berkontribusi sebesar 0,01 persen," imbuh dia.

Sebelumnya, BPS mencatat selama bulan Oktober 2019 terjadi inflasi sebesar 0,02 persen. Sementara inflasi tahun kalender dari Januari-Oktober 2019 sebesar 2,22 persen, sedangkan inflasi tahun ke tahun sebesar 3,13 persen. (mdk/azz)

Baca juga:
Oktober 2019 Alami Inflasi Capai 0,02 Persen
Jakarta Alami Deflasi 0,04 Persen di Bulan September
Survei BI Pantau Inflasi Oktober Diproyeksi Sebesar 0,02 Persen
Bos Bappenas Beberkan Alasan Pertumbuhan Ekonomi RI Merosot ke 5 Persen
September Deflasi, Pemerintah Harus Waspada Potensi Pelemahan Daya Beli
KSPI: Upah Minimum Bukan Berdasarkan Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.