Penyaluran Dana PEN Sektor Pendidikan Keagamaan Capai Rp5,7 Triliun

Penyaluran Dana PEN Sektor Pendidikan Keagamaan Capai Rp5,7 Triliun
UANG | 25 November 2020 15:12 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan sektor Pendidikan juga mendapatkan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebesar Rp5,7 triliun yang dimanfaatkan untuk membantu siswa, mahasiswa, dan tenaga pengajar di Indonesia.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk subsidi pembelajaran jarak jauh di Madrasah, subsidi kuota internet untuk mahasiswa, Bantuan Operasional untuk pendidikan keagamaan Islam dan pondok pesantren Madrasah Diniyah takmiliyah, dan lembaga pendidikan Alquran, bantuan daring untuk pondok pesantren dan bantuan untuk guru Madrasah dan guru Pendidikan Agama Islam.

Kemudian sebagian anggaran itu untuk Bantuan Operasional pendidikan antara lain untuk menambah BOS para siswa, dan beberapa untuk optimalisasi belanja barang.

"Terkait dengan bidang Pendidikan, hari ini kami laporkan bahwa bukan hanya untuk yang Pendidikan islam saja misalnya bantuan untuk internet siswa, mahasiswa dan guru itu angkanya cukup besar kami akan untuk pendidikan Islam sejumlah Rp1,1 triliun untuk jumlah 9.958.011 siswa Madrasah," kata Fachrul dalam Keterangan Pers, Rabu (25/11).

Kemudian dana Rp987 miliar untuk 1.123.153 mahasiswa, lalu sebesar Rp168 miliar untuk bantuan-bantuan kuota tersebut diberikan selama 3 bulan. Untuk agama Kristen Menag juga mendukung karena betul-betul dibuat proporsional secara adil.

"Bimas Kristen dapat Rp3 miliar untuk 200 perguruan tinggi atau yang disebut dengan perguruan tinggi Keagamaan Kristen swasta, untuk Bimas Buddha juga sejumlah Rp316 juta untuk 1.581 orang terdiri dari 1.442 mahasiswa dan 139 dosen bersumber dari revisi anggaran," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Selanjutnya Bimas Hindu sebesar Rp16...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami