Penyaluran KPR BTN Syariah Nyaris 10.000 Unit Rumah di 4 Bulan Pertama 2021

Penyaluran KPR BTN Syariah Nyaris 10.000 Unit Rumah di 4 Bulan Pertama 2021
Bank BTN. ©Istimewa
EKONOMI | 29 April 2021 19:50 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN Syariah mencatatkan realisasi KPR Syariah sebesar 9.889 unit sepanjang empat bulan pertama di 2021. Rinciannya yaitu 8.640 unit KPR Subsidi dengan skema Sejahtera FLPP dan 1.249 unit KPR Non Subsidi. Permintaan yang masih tinggi tersebut juga seiring dengan kebutuhan akan rumah yang kian mendesak di masa pandemi.

"Realisasi KPR Syariah kami terus bertumbuh dari tahun lalu. Kami meyakini penyaluran tersebut akan terus meningkat seiring pemulihan ekonomi dan kemudahan yang ditawarkan KPR BTN Syariah," ujar Direktur Consumer and Commercial Lending Bank BTN, Hirwandi Gafar dikutip dari Antara, Kamis (28/4).

Guna menggenjot pembiayaan, BTN Syariah meluncurkan KPR Spektakuler Ramadan guna menggenjot pembiayaan pemilikan rumah berskema syariah sekaligus mendukung Program Sejuta Rumah.

Hirwandi mengatakan, permintaan atas KPR BTN Syariah pada empat bulan pertama tahun ini terus meningkat dibandingkan tahun lalu. Bahkan, khusus pada April 2021 saja, realisasi akad subsidi dan non-subsidi KPR BTN Syariah mendekati angka 3.500 unit rumah.

"Kami melihat permintaan atas KPR BTN Syariah terus meningkat pada tahun ini seiring dengan pemulihan ekonomi nasional. Karena itu, kami mengoptimalkan penggarapan peluang tersebut dengan merealisasikan KPR Spektakuler Ramadan," ujar Hirwandi.

Dia menuturkan, ada berbagai kemudahan yang bisa diakses para nasabah untuk realisasi KPR Spektakuler Ramadan dari BTN Syariah. Di antaranya, nasabah dapat mengangsur cicilan rumah dengan angsuran tetap hingga lunas. Nasabah juga diberikan kesempatan untuk mendapatkan kompor induksi sejalan dengan dukungan Bank BTN atas Gerakan 1 Juta Kompor Induksi.

"Di bulan Ramadan ini, kami juga memberikan marjin KPR Non-Subsidi mulai dari 7,42 persen, kado Ramadhan senilai Rp144.200, dan diskon biaya administrasi sehingga nasabah hanya perlu membayar sebesar 42 persen saja untuk biaya admin dan biaya proses," kata Hirwandi.

Baca Selanjutnya: Beragam Produk...

Halaman

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami