Penyaluran kredit usaha rakyat belum merata

Penyaluran kredit usaha rakyat belum merata
EKONOMI | 3 Maret 2014 17:16 Reporter : Novita Intan Sari

Merdeka.com - Sejauh ini, pemerintah mengandalkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Sebab, sektor UMKM punya peran strategis dan dominan dalam struktur perekonomian nasional. Baik dari sisi jumlah usaha, penyerapan tenaga kerja maupun sumbangan terhadap PDB.

Ketua Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) Zulbahri menuturkan, harus diakui bahwa penyaluran program KUR tidak mudah seperti saat disosialisasikan ke masyarakat. Sejauh ini, hanya pengusaha UMKM di wilayah Jawa saja yang sudah memaksimalkannya.

"Sektor perdagangan memberikan sumbangan terbanyak sebesar 70 persen, ini saja hanya wilayah Jawa Timur. Sedangkan Sumatera dan Kawasan Timur masih minim tersalurkan," ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Senin (3/3).

Dia menyayangkan, minimnya penyaluran KUR untuk sektor pertanian dan perikanan. Dia berharap penyaluran KUR bisa mencapai 60 persen untuk dua sektor ini.

"Negara kita ini kan negara agraris, penyaluran KUR-nya hanya di bawah 10 persen (pertanian dan perikanan). Diharapkan setidaknya 40-60 persen," jelas dia.

Dia berharap program penyaluran KUR ini bisa disosialisasikan secara merata ke seluruh Indonesia. "Kami juga akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), BI dan juga perbankan," ucapnya.

(mdk/noe)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami