Per 17 Januari, Realisasi KUR Sudah Tembus Rp6,02 Triliun

Per 17 Januari, Realisasi KUR Sudah Tembus Rp6,02 Triliun
Iskandar Simorangkir. ©2018 Merdeka.com/Yayu
EKONOMI | 18 Januari 2022 16:19 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) baru mencapai Rp6,02 triliun hingga per 17 Januari 2022. Adapun jumlah ini diberikan kepada 170 ribu debitur KUR Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir mengatakan, dari sisi sektoral porsi KUR terbesar diberikan kepada sektor perdagangan mencapai 44,8 persen. Kemudian di susul sekor pertanian 30 persen, sektor jasa 14,1 persen industri 9 persen, dan perikanan 1,8 persen.

"Sementara secara keseluruhan sektor produksi mencapai 55,2 persen," kata dia dalam acara Penghargaan KUR 2021, Selasa (18/1).

Adapun penyaluran KUR hingga 17 Januari 2022 ini didominasi oleh tiga Bank Himbara dengan share penyaluran total 92,37 persen, bank swasta 3,1 persen, BPD 4,37 persen, koperasi 0,05 persen, serta perusahaan pembiayaan 0,0 persen atau hanya Rp12 miliar saja.

Iskandar juga melaporkan realisasi KUR pada 2021 mencapai Rp281,86 triliun dengan baki debet mencapai Rp376 triliun. Berdasarkan jenisnya share masing masing jenis KUR super mikro mencapai 3,57 persen yakni dengan nilai pinjaman sebesar Rp10 juta.

Kemudian untuk share KUR mikro di atas Rp10-50 juta mencapai 63,71 persen, KUR kecil di atas Rp50-500 juta 32,71 persen, dan KUR TKI/PMI 0,01 persen.

Adapun di tahun 2022, Pemerintah meningkatkan plafon KUR sebesar Rp 373,17 triliun dengan suku bunga KUR tetap sebesar 6 persen. "Ini berharap UMKM bisa termotivasi dan bisa disalurkan, dan yang telah mendukung beberapa Kementerian dan juga terkait dengan beberapa penyalur dari pada KUR dari segi perbankan," ucapnya.

Airlangga meyakini Indonesia berada pada momentum yang baik bagi percepatan pemulihan ekonomi nasional dan merupakan kesempatan untuk memperluas pembiayaan usaha kepada UMKM melalui KUR. Sehingga aktivitas usaha di Indonesia semakin menguat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca juga:
Pemerintah Tingkatkan Plafon Penyaluran KUR 2022
Menteri Sri Mulyani Minta Subsidi Diberikan untuk UMKM Belum Pernah Terima KUR
Pemerintah Prediksi Realisasi KUR 2021 Capai 99,9 Persen
Pemerintah Tambah Plafon KUR 2022 Menjadi Rp373,17 Triliun
Bos OJK Dorong Anak Muda Lulus SMA Berani jadi Pengusaha Agrobisnis
Tingkatkan Jumlah Pengusaha Muda, Pemerintah Bakal Tambah Dana KUR 2022

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami