Per 26 Mei, Rp978 M Dana Desa Cair Untuk Padat Karya Tunai dan Serap 281.304 Pekerja

Per 26 Mei, Rp978 M Dana Desa Cair Untuk Padat Karya Tunai dan Serap 281.304 Pekerja
UANG | 27 Mei 2020 15:48 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, mengakui saat ini program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) macet atau tertunda. Sebab, semua fokus pada penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

"Terkait dengan Padat Karya Tunai Desa memang agak stuck dipelaksanaan BLT karena semua fokus menyelesaikan dan menangani BLT Dana desa, maka Padat Karya Tunai Desa cenderung mengalami stuck, tapi kita terus pantau," kata Menteri Halim dalam Konferensi pers virtual update Penyaluran BLT dana Desa, Rabu (27/5).

Menteri Halim menjelaskan posisi PKTD per 26 Mei sebesar Rp978 miliar telah disalurkan, dengan besaran untuk upah Rp256 miliar dan menyerap tenaga kerja sebanyak 281.304 jiwa.

"Jadi PKTD per 26 Mei 2020. Kita update juga, namun rata-rata desa masih fokus pada BLT dana desa. Nanti sebagai geliat stimulus ekonomi di desa peningkatan daya beli di desa, PKTD yang akan menjadi fokus, dan dananya masih ada, karena itung-itungan kita justru melebihi dari simulasi yang awal," jelasnya.

Dirinya mengungkapkan 30 persen dana desa akan dialokasikan untuk BLT dan 10 persen untuk pencegahan dan penanganan covid-19. Sehingga masih ada 60 persen lagi yang bisa digunakan untuk relaksasi dan gerakan-gerakan ekonomi lainnya pasca covid-19 ini.

Baca Selanjutnya: Jokowi Minta Mendes Buat Pedoman...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami