Per Agustus 2019, Bank Mandiri Klaim Rasio Kredit Macet UMKM Turun jadi 2 Persen

UANG | 13 September 2019 09:49 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Retail Bank Mandiri, Donsuwan Simatupang, mengklaim kualitas kredit Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pihaknya terus membaik. Jika pada Agustus tahun lalu, non performing loan (NPL) UMKM berada di angka 3,3 persen, maka untuk periode yang sama tahun ini, angkanya turun jadi 2 persen.

"Kualitas kredit UMKM semakin membaik dengan penurunan kredit macet (NPL). Sekarang NPL kita sudah 2 persen," ujarnya di Bali, kemarin.

Adapun nilai ini tercatat lebih baik posisinya dibandingkan dengan NPL UMKM tingkat nasional. Di mana, pada Juni lalu saja, nilainya mencapai 3,71 persen (data Otoritas Jasa Keuangan).

Sementara, Bank Mandiri dilaporkan telah menyalurkan kredit UMKM secara keseluruhan sebesar Rp15,03 triliun, yang mana Rp2,4 triliunnya dialokasikan ke sektor pariwisata, tepatnya pada 32.416 pelaku usaha.

Untuk region Bali, jumlah kredit Bank Mandiri yang tersalurkan ialah Rp515 miliar, tepatnya pada 4.459 debitur usaha.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6 (mdk/bim)

Baca juga:
Bank Mandiri Salurkan Rp251 M ke 3.114 UMKM di 7 Destinasi Wisata Prioritas
VIDEO: BJ Habibie, Pemberi Nama Bank Mandiri
Hingga Agustus 2019, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp2,48 Triliun
BJ Habibie, Pemberi Nama Pertama Bank Mandiri
Ada Kenaikan Tarif Listrik, Inflasi di 2020 Diprediksi Sentuh 3,5 Persen
Ekonomi RI Masih Lebih Baik Dibanding Malaysia Hingga Rusia
Bank Mandiri Paparkan Dampak Buruk Perang Dagang ke Ekonomi RI

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.