Per Maret, Bank Syariah Indonesia Salurkan Dana PEN Senilai Rp8,6 Triliun

Per Maret, Bank Syariah Indonesia Salurkan Dana PEN Senilai Rp8,6 Triliun
Pembagian BLT. ©2012 Merdeka.com
EKONOMI | 23 April 2021 17:30 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperkuat peran dalam mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Hingga Maret 2021, realisasi penyaluran pembiayaan PEN oleh BSI telah mencapai Rp8,6 triliun kepada lebih dari 60 ribu nasabah.

Direktur Utama BSI, Hery Gunardi menyampaikan, di tengah kondisi yang cukup menantang di masa pandemi pandemi Covid-19, BSI terus melakukan penyaluran pembiayaan ke berbagai sektor, melakukan penjaminan pembiayaan, dan subsidi margin.

"Terbukti perbankan syariah masih tumbuh resilient," ujarnya dalam acara Sarasehan Industri Jasa Keuangan, Jumat (23/4).

Khusus di wilayah Jawa Tengah, penyaluran PEN BSI tercatat sebesar Rp495 miliar atau 5,7 persen dari total penyaluran PEN BSI secara nasional. Penyaluran pembiayaan PEN ini mayoritas disalurkan ke segmen konsumer (36 persen), UKM (23 persen), dan mikro (22 persen) dari total pembiayaan PEN.

Dengan skala yang lebih baik hasil dari merger, BSI berharap mampu lebih berperan sebagai pilar baru Ekonomi di Indonesia. "Diharapkan dukungan BSI terhadap program pemerintah ini bisa turut membantu pembangunan ekonomi bangsa dan negara terutama pengentasan kemiskinan dan mensejahterakan rakyat," kata Hery.

Sementara dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah, BSI berupaya meningkatkan komposisi dana murah dan me-manage pembiayaan dengan margin yang kompetitif. BSI juga berupaya untuk mewujudkan bank syariah yang inklusif, universal, memiliki produk yang lengkap dan kompetitif, serta didukung teknologi digital.

"Dengan skala yang lebih baik hasil dari merger, BSI berharap mampu lebih berperan sebagai pilar baru Ekonomi di Indonesia," pungkasnya. (mdk/idr)

Baca juga:
Bank Syariah Tetap Tumbuh Resilient di 2020
Bos BSI Akui Teknologi Digital di Perbankan Syariah Kalah Dibanding Konvensional
Laznas BSMU Pakai BSI Mobile & Digital Payment untuk Mudahkan Donasi "Ramadan Hebat"
Keuangan dan Perbankan Syariah Indonesia Masih Tertinggal Dibanding Malaysia
OJK Sebut BSI Belum Jadi Pemain Nomor 1 Bank Syariah di RI
Menteri Erick Minta BSI Bisa Menjadi 10 Besar Bank Syariah Dunia

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami