Per Oktober 2019, Penerimaan Pajak Baru Capai Rp1.000 Triliun

UANG | 1 November 2019 13:42 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan Pajak Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Yon Arsal mengatakan, penerimaan pajak hingga Oktober 2019 baru mencapai Rp1.000 triliun. Angka tersebut masih jauh dari target APBN tahun ini sebesar Rp1.577,56 triliun.

"Rp1000 triliun sampai Oktober tanggal berapa gitu. Kan 31 masih kemarin, hari ini belum kita rekap. Kan masih ada penerimaan PPN yang cukup besar," ujar Yon di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (1/11).

Yon berharap penerimaan pajak mampu capai target hingga akhir tahun. Mengingat masih ada PPN perusahaan yang masih akan disetorkan hingga akhir tahun.

"Sampai akhir tahun masih banyak yang kita, yang paling banyak pasti dari bendahara dong. Pencairan bendahara pemerintah, baik itu dari APBN/APBD. Project itu kan biasanya pencairannya signifikan di bulan November dan Desember," jelasnya.

Selain PPN, Direktorat Jenderal Pajak juga mengharapkan penerimaan dari sektor pajak perusahaan/badan yang masih kurang bayar dari Januari hingga Oktober. "Karena itu banyak yang kurang bayar selama Januari-November, nanti itu diakumulasi," jelasnya.

Baca juga:
Harapan Pengusaha ke Dirjen Pajak Baru
Pensiun, Eks Dirjen Pajak Robert Pakpahan Ingin Pulang ke Pematangsiantar
Jadi Bos Pajak, Ini Tugas Berat Suryo Utomo
Sri Mulyani Lantik Suryo Utomo jadi Dirjen Pajak
Sri Mulyani Pastikan Pelantikan Dirjen Pajak Dilakukan Besok
Usai Google dan Facebook, Pemerintah Bakal Kejar Pajak Netflix

(mdk/azz)