Perangi Covid-19, Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan Korea Selatan

Perangi Covid-19, Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan Korea Selatan
UANG | 6 April 2020 19:25 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto melangsungkan courtesy call dengan Menteri Perdagangan Korea Selatan (Korsel) Yoo Myung Hee. Dalam pertemuan secara online itu keduanya sepakat berkolaborasi dalam memerangi Covid-19.

Menko Airlangga mengatakan, kondisi Covid-19 ini menyatukan negara-negara di seluruh dunia yang mengalami kejadian sama. Hal ini dibuktikan dengan kerja sama yang lebih kuat lagi untuk mencegah penyebaran virus tersebut dan memitigasi pengaruhnya terhadap bidang ekonomi dan sosial.

Dia mencontohkan, salah satu langkah bagus untuk persatuan dunia iu adalah Extraordinary G20 Leaders Summit on Covid-19 yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Indonesia berkomitmen untuk mengimplementasikan hasil dari konferensi tingkat tinggi tersebut, dan menggarisbawahi pentingnya kolaborasi di antara negara-negara dalam menghadapi wabah Covid-19 ini.

Dia menekankan, Korsel telah berhasil menekan kurva dari jumlah korban Covid-19. Sejauh ini, jumlah kasus baru di sana sudah berkurang signifikan dan jumlah yang sembuh semakin meningkat. Sehingga, Korsel dapat dijadikan role model dalam keberhasilan penanganan pandemi ini.

"Saya mau sharing bahwa beberapa minggu lalu saya meminta laporan khusus dari Regional Economy and Policy Institute (REPI) yang berlokasi Daegu tentang bagaimana Korsel telah berhasil menangani Covid-19 secara efektif. Laporan itu membuka mata kami jika salah satu faktor kuncinya adalah kemampuan Pemerintah Korsel mengadakan rapid test besar-besaran, sehingga memungkinkan pemerintah melacak dan merespon cepat terhadap penyebaran virus corona," kata Menko Airlangga dalam keterangan resminya, Senin (6/4).

Tes secara masif itu juga didukung oleh produksi yang masif pula dari peralatan tes (testing kits) virus corona yang berhasil dibuat oleh dua perusahaan bioteknologi asal Korsel, Kogene Biotech dan Seegene. Harapannya kedua perusahaan itu dapat memproduksi peralatan tes bersama dengan perusahaan di Indonesia. Tak lupa, Alat Pelindung Diri (APD) juga akan diproduksi bersama, yaitu bahan mentahnya dari Korsel dan akan dijahit di sini.

"Kami juga berterima kasih kepada Pemerintah Korsel yang telah memutuskan memberi bantuan dalam bentuk in-kind kepada Pemerintah Indonesia senilai USD500 ribu guna mendukung upaya kami memerangi wabah Covid-19," kata Menko Airlangga.

Bantuan kepada Indonesia terdiri dari Covid-19 test kits dan rechargeable battery power sprayers. Saat ini 300 sprayers sudah siap dikirim ke Indonesia. Sementara, untuk pengiriman Covid-19 test kit masih dipersiapkan teknisnya. Pihak yang ditunjuk Kementerian Luar Negeri Korsel untuk pelaksanaan teknis pengiriman bantuan tersebut adalah Korea International Cooperation Agency (KOICA). Sementara, sebagai bagian dari sektor swasta Korsel, LG Group akan menyumbang 50 ribu Covid-19 diagnostic kit (tipe RT-PCR), kemudian Hyundai Motor juga menyumbang 40 ribu APD, kepada Indonesia.

1 dari 1 halaman

Indonesia Jadi Negara Prioritas Korsel

negara prioritas korsel rev1

Sementara itu, Menteri Perdagangan Korsel Yoo Myung Hee mengungkapkan, Pemerintah Korsel telah menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara prioritas untuk ekspor alat kesehatan dan karantina, di samping Amerika Serikat (AS) dan Uni Arab Emirat (UAE).

Pada sisi lain, kondisi pandemi seperti saat ini mendorong pemerintah setiap negara untuk melakukan langkah pengamanan terhadap keuangan global melalui skema pertukaran mata uang (currency swap).

Untuk itu, Menko Airlangga dan Mendag Korsel pun mengapresiasi penandatanganan Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) antara Bank Indonesia dan Bank of Korea pada 5 Maret 2020 lalu. Plafonnya senilai KRW10,7 triliun atau Rp115 triliun, yang berlaku efektif mulai 6 Maret 2020 sampai 5 Maret 2023, dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan.

Selain itu, Indonesia juga mendorong skema keuangan lain yakni Local Currency Settlement with Appointed Cross Currency Dealer (LCS ACCD). Hal ini adalah penyelesaian transaksi perdagangan antara dua negara yang dilakukan dalam mata uang masing-masing, di mana penyelesaian transaksinya dilakukan dalam yurisdiksi wilayah masing-masing.

Skema ini mengharuskan penunjukkan Appointed Cross Currency Dealers, yaitu bank untuk memfasilitasi pelaksanaan LCS melalui pembukaan rekening mata uang negara mitra di negaranya. LCS ACCD dilakukan untuk mendorong penggunaan mata uang lokal secara lebih luas dalam penyelesaian perdagangan, sehingga mengurangi tekanan Dolar AS terhadap mata uang lokal.

"Saya berharap ini dapat memberikan jaring pengaman untuk transaksi finansial di antara kedua negara. Sebab, saya juga percaya jika situasi ekonomi global saat ini menjadi alasan utama untuk menguatkan kerja sama kita dalam menjaga stabilitas keuangan dan moneter di negara masing-masing," tutup Menko Airlangga.

Selama ini kedua negara mempunyai hubungan bilateral yang cukup baik, khususnya dalam bidang investasi (bisnis), perdagangan (ekspor-impor), dan pariwisata. Total perdagangan antar dua negara Asia ini sebesar USD1.311 juta pada Januari 2020. Indonesia menjadi pemasok bahan mentah dan energi untuk industri Korsel.

Indonesia merupakan salah satu tujuan utama investasi dari banyak perusahaan Korsel. Negeri Ginseng itu adalah investor terbesar ke-9 untuk Indonesia di 2019.Total investasi dari Korsel ke Indonesia pada tahun tersebut senilai USD1,1 miliar (2.952 proyek), menurun 33 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar USD1,6 miliar (2.412 proyek). (mdk/idr)

Baca juga:
Pemerintah Kaji Relaksasi PPh 21 Sektor Pariwisata
Pemerintah Pastikan Jaga Kualitas Akuntabilitas Saat Salurkan BLT
Ini Skema Pemberian BLT untuk Pegawai Formal dan Pekerja Harian
Jaga Daya Beli, Masyarakat Kelompok Miskin Dapat Bantuan Langsung Tunai
Redam Dampak Corona, Pemerintah Beri Bantuan Rp5 Juta untuk Pekerja dan UMKM
Pemerintah Sudah Kucurkan Rp158,2 Triliun Untuk Stimulus Ekonomi I dan II

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami